-
Thomas Tuchel memberikan libur 1,5 hari kepada Timnas Inggris demi pemulihan fisik dan mental.
-
Skuad Inggris menikmati makan malam bersama di Miami sebelum pindah ke markas Kansas City.
-
Tuchel menerapkan kebijakan humanis dengan mengizinkan keluarga berkunjung namun tetap menuntut tanggung jawab penuh.
Suara.com - Timnas Inggris mendapat angin segar di tengah padatnya persiapan menghadapi Piala Dunia 2026. Pelatih Thomas Tuchel memutuskan memberikan waktu istirahat kepada para pemain setelah mereka menyelesaikan rangkaian latihan intensif di Amerika Serikat.
Keputusan tersebut dimanfaatkan para pemain dengan berkumpul dalam acara makan malam bersama di Miami. Momen santai itu menjadi kesempatan bagi skuad Three Lions untuk mempererat hubungan sekaligus melepas penat sebelum memasuki fase yang lebih serius.
Sejak mendarat di West Palm Beach pada awal Juni, para pemain Inggris menjalani program latihan yang cukup berat. Selain mematangkan aspek teknis dan taktis, mereka juga dituntut beradaptasi dengan suhu panas yang diperkirakan menjadi tantangan selama turnamen berlangsung.
Miami menjadi persinggahan terakhir yang bernuansa santai bagi skuad Inggris. Setelah itu, mereka akan bergerak menuju Kansas City yang akan menjadi pusat aktivitas tim selama Piala Dunia 2026.
Sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras para pemain, Tuchel memberikan libur selama satu setengah hari.
Namun, seluruh anggota tim diwajibkan kembali berkumpul pada Jumat malam waktu setempat sebelum melanjutkan agenda berikutnya.
"Para pemain mendapat libur satu setengah hari untuk bersantai dan melepaskan penat, tidak hanya secara fisik tetapi juga mental, lalu kita akan memulai babak selanjutnya," kata Tuchel, dikutip dari Guardian.
Pelatih asal Jerman tersebut memang berusaha menjaga atmosfer positif di dalam tim. Ia ingin para pemain tetap rileks meski persiapan menuju turnamen memasuki tahap penting.
Tuchel juga menepis berbagai spekulasi terkait kemungkinan pemain memanfaatkan masa libur untuk bepergian jauh dari markas tim. Menurutnya, para pemain memahami tanggung jawab yang mereka emban.
Baca Juga: Piala Dunia 2026: Pelatih Korsel Bongkar Rahasia Menang Comeback Atas Ceko
Selama pemusatan latihan berlangsung, keluarga pemain diperbolehkan berkunjung ke markas tim. Kebijakan itu membuat suasana kamp Inggris terasa lebih cair dibandingkan biasanya.
Namun, kondisi tersebut kemungkinan tidak akan berlangsung lama. Setibanya di Kansas City, fokus tim akan sepenuhnya diarahkan ke pertandingan sehingga aturan internal diperkirakan menjadi lebih ketat.
Meski demikian, pola yang diterapkan Inggris pada era Gareth Southgate diyakini masih akan dipertahankan.
Para pemain tetap berpeluang bertemu keluarga setelah pertandingan, meski kebebasan mereka di luar hotel tim kemungkinan akan lebih terbatas demi menjaga konsentrasi menghadapi persaingan di Piala Dunia 2026.
“Tidak seorang pun minta diterbangkan ke tempat lain. Mereka sudah dewasa. Mereka juga memiliki tekad, jadi kepercayaan itu bukan hanya jalan satu arah," jelasnya.
"Kami berharap mereka akan memenuhi kepercayaan dan tanggung jawab yang diberikan," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian