Bola / Bola Indonesia
Senin, 15 Juni 2026 | 15:00 WIB
Pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong (Suara.com)
Baca 10 detik
  • Manajemen Persija Jakarta memberikan wewenang penuh kepada pelatih Shin Tae-yong untuk menyusun komposisi pemain asing.

  • Tujuh pemain asing musim lalu resmi dilepas, sementara nasib empat pemain tersisa ditentukan pekan depan.

  • Shin Tae-yong akan mengubah kebijakan transfer Persija dengan merekrut pemain asing dari berbagai benua.

Suara.com - Persija Jakarta tampaknya benar-benar menyerahkan kendali pembangunan tim kepada pelatih barunya, Shin Tae-yong. Manajemen Macan Kemayoran memberi keleluasaan penuh kepada juru taktik asal Korea Selatan tersebut untuk menentukan komposisi skuad musim depan, termasuk urusan pemain asing.

Langkah ini menjadi bagian dari persiapan Persija menghadapi Super League 2026/2027. Sejumlah perubahan besar sudah mulai dilakukan, salah satunya dengan melepas tujuh pemain asing yang memperkuat tim pada musim lalu.

Nama-nama seperti Carlos Eduardo, Bruno Tubarao, Jean Mota, Allano Lima, hingga Emaxwell Souza dipastikan tidak lagi menjadi bagian dari Persija. Sementara Thales Lira dan Alaaeddine Ajaraie juga meninggalkan klub setelah masa peminjaman mereka berakhir.

Shin Tae-yong diperkenalkan sebagai pelatih baru Persija Jakarta dalam jumpa pers di Jakarta International Stadium, Senin (8/6/2026). [Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha]

Meski demikian, Persija masih memiliki empat pemain asing yang statusnya belum diputuskan. Mereka adalah Paulo Ricardo, Van Basty Sousa, Fabio Calonego, dan Gustavo Almeida.

Presiden Persija, Mohamad Prapanca, menjelaskan bahwa keputusan mengenai nasib empat pemain tersebut akan ditentukan dalam waktu dekat setelah dirinya melakukan pembicaraan langsung dengan Shin Tae-yong.

Menurutnya, pertemuan penting dengan STY dijadwalkan berlangsung pekan depan untuk membahas kebutuhan tim secara menyeluruh, mulai dari susunan staf pelatih hingga komposisi pemain yang akan dipertahankan maupun direkrut.

"Minggu depan saya tahu detail dari (rencana) pelatih, maunya apa, pemainnya siapa saja, termasuk asisten pelatih. Harus segera, kalau enggak, nanti diambilin orang (klub lain) pemainnya," kata Prapanca dalam program One on One di TVOne.

Shin Tae-yong diperkenalkan sebagai pelatih baru Persija Jakarta dalam jumpa pers di Jakarta International Stadium, Senin (8/6/2026). [Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha]

Persija saat ini memiliki tujuh slot pemain asing yang kosong. Namun, bukan hanya posisi tersebut yang akan dievaluasi. Shin Tae-yong juga akan menilai apakah empat pemain asing yang masih terikat kontrak sesuai dengan kebutuhan strateginya.

"Tujuh (slot kosong pemain asing) pasti akan diisi dan dia akan melihat lagi yang empat, yang masih ada, apakah sesuai dengan keinginnanya dia atau tidak. Baru minggu depan ada keputusannya," jelasnya.

Baca Juga: Persijap Jepara Resmi Perpanjang Kontrak Mario Lemos untuk Super League 2026/2027

Prapanca menegaskan bahwa manajemen memberikan kewenangan penuh kepada STY dalam urusan perekrutan pemain asing. Kebijakan tersebut diambil agar sang pelatih dapat membangun tim sesuai filosofi dan kebutuhannya sendiri.

Menurut Prapanca, STY juga sempat menceritakan pengalaman yang dialaminya di klub sebelumnya dan berharap situasi serupa tidak terulang saat menangani Persija.

"Waktu pembicaraan internal, dia (STY) menyampaikan bahwa ada hal pribadi yang terjadi sehingga dia harus terjadi seperti itu (di klub sebelumnya)," ujar Prapanca.

"Dia menceritakan bagaimana agar di Persija tidak terjadi hal yang sama, maka dia minta A B C D."

Salah satu permintaan utama yang disampaikan eks pelatih Timnas Indonesia tersebut adalah soal rekrutmen pemain asing yang sepenuhnya berdasarkan rekomendasinya.

"Salah satunya pemain asing semua direkrut semuanya besutannya (rekomendasi) dia, bukan kita (manajemen)," tuturnya.

Load More