- Timnas Portugal ditahan imbang 1-1 oleh Republik Demokratik Kongo dalam laga pembuka Grup K Piala Dunia 2026.
- Gelandang Joao Neves mencetak gol perdana bagi Portugal pada menit ke-6 sebelum disamakan oleh pihak lawan.
- Portugal akan melakukan evaluasi menyeluruh untuk menghadapi pertandingan berikutnya melawan Uzbekistan pada 24 Juni 2026 mendatang.
Suara.com - Gelandang Timnas Portugal, Joao Neves, kecewa dengan hasil laga perdana. Namun, ia optimistis timnya mampu menunjukkan performa yang lebih baik pada dua pertandingan berikutnya di fase grup Piala Dunia 2026.
Portugal gagal mengamankan kemenangan pada laga perdana Grup K setelah bermain imbang 1-1 melawan Republik Demokratik Kongo di Stadion Houston, Houston, Kamis pagi WIB.
Neves menegaskan bahwa timnya akan melakukan evaluasi menyeluruh untuk memperbaiki kekurangan yang terlihat dalam pertandingan tersebut.
"Kami akan meningkatkan (permainan), kami akan melihat permainan tadi dan menganalisanya dengan lebih detail," kata Neves seperti dikutip laman timnas Portugal.
Pada laga itu, Neves sempat membawa Portugal unggul cepat lewat gol yang dicetak pada menit ke-6. Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan hingga turun minum setelah Yoane Wissa mencetak gol penyeimbang pada masa tambahan waktu babak pertama.
Pemain yang kini memperkuat Paris Saint-Germain tersebut mengaku senang bisa mencatatkan gol pertamanya di ajang Piala Dunia. Meski begitu, ia menilai hasil akhir pertandingan tetap mengecewakan karena Portugal gagal meraih kemenangan.
"Saya sedikit sedih pada hasil itu sendiri, tapi saya pikir kami melakukan pekerjaan yang baik. Ada hal-hal yang harus diperbaiki seperti biasa," ujar Neves.
"Sedikit kecewa dengan hasilnya," imbuh mantan gelandang Benfica ini.
Portugal kini mengalihkan fokus ke pertandingan berikutnya melawan Uzbekistan. Tim asuhan Roberto Martinez dijadwalkan menghadapi wakil Asia Tengah tersebut pada Rabu (24/6/2026) pukul 00.00 WIB dalam upaya meraih kemenangan perdana di Grup K.
Baca Juga: Piala Dunia 2026 Pecahkan Jumlah Penonton Terbanyak: Laga Messi hingga Mbappe Jadi Magnet
(Antara)
Berita Terkait
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Jumlah Penonton Terbanyak: Laga Messi hingga Mbappe Jadi Magnet
-
Cristiano Ronaldo Samai Rekor Lionel Messi, Tampil di Enam Edisi Piala Dunia
-
Publik Aljazair: Messi Anak Emas, Lakukan Pelanggaran Brutal Tak Dapat Kartu Merah
-
Roberto Martnez Akui Portugal Kehilangan Arah Usai Cetak Gol ke Gawang Kongo
-
Hujan Gol Piala Dunia 2026 Babak I Inggris vs Kroasia: Harry Kane Cetak Gol ke-168
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau
-
Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara
-
Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus
-
BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah
-
Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026
-
BNI Perkuat Akses Hunian Masyarakat Lewat Akad Massal 62.710 KPR Rumah Subsidi
-
Leo/Daniel Jadikan Gelar Juara Taipei Open 2026 Sebagai Kado Ultah
-
Anak Petani Banyumas Raih Predikat Lulusan Terbaik IPDN, Presiden Sematkan Tanda Pangkat
-
Gantung Sepatu Demi Keluarga, Eks Sprinter Asian Games Comeback di Lintasan Aspal