- Timnas Portugal bermain imbang 1-1 melawan Republik Demokratik Kongo di Houston Stadium pada hari Kamis.
- Pelatih Roberto Martinez menilai Portugal kehilangan variasi serangan setelah unggul cepat melalui gol Joao Neves.
- Yoane Wissa mencetak gol penyeimbang bagi Kongo yang meningkatkan kepercayaan diri lawan hingga akhir pertandingan.
Suara.com - Pelatih Timnas Portugal Roberto Martinez menyatakan timnya kehilangan variasi serangan setelah unggul cepat dalam hasil imbang 1-1 melawan Republik Demokratik Kongo.
Kedua tim harus puas berbagi angka pada laga pembuka Grup K Piala Dunia 2026 di Houston Stadium, Amerika Serikat pada Kamis (18/6/2026) pagi WIB.
“Kami memulai pertandingan dengan sangat baik. Mencetak gol seharusnya menjadi momen yang bagus bagi kami, tetapi tidak terjadi demikian," ujar Martinez dalam laman FIFA.
Sorotan tajam tertuju kepada Cristiano Ronaldo yang tampil dibawah perform. Ronaldo dinilai terlalu egois dalam hal urusan cetak gol. Padahal, Portugal bisa mengandalkan pemain lain.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Houston Stadium, Texas, Kamis (25/6/2026), Ronaldo hanya mencatatkan 25 sentuhan bola tanpa satu pun tembakan tepat sasaran.
Catatan yang tentu mengejutkan untuk pemain yang selama dua dekade terakhir dikenal sebagai salah satu pencetak gol terbaik dunia.
"Saya pikir kami kehilangan sedikit variasi dalam serangan, kehilangan fluiditas dalam penguasaan bola, dan membiarkan mereka kembali menemukan bentuk permainan mereka," tambahnya.
Portugal mengawali pertandingan dengan baik setelah Joao Neves membawa Selecao das Quinas unggul pada menit keenam.
Namun, dominasi mereka perlahan menurun hingga Kongo menyamakan kedudukan melalui gol Yoane Wissa menjelang turun minum.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Catat Rekor Unik di Piala Dunia 2026
Menurut pelatih asal Spanyol tersebut, gol penyama kedudukan membuat kepercayaan diri Kongo meningkat sehingga laga menjadi jauh lebih sulit bagi Portugal.
“Kepercayaan diri yang mereka dapatkan setelah gol itu membuat pertandingan menjadi sangat sulit, tetapi memang seperti itulah yang terjadi di Piala Dunia,” lanjutnya.
Tapi Martinez tetap mengapresiasi semangat juang para pemainnya yang terus berusaha mencari gol hingga menit akhir.
“Saya sangat puas dengan sikap tim. Ini bukan masalah kurangnya komitmen atau semangat. Kami terus mencoba hingga akhir pertandingan. Kami bisa belajar dan berkembang banyak dari laga ini,” kata Martinez.[ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak
-
Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang
-
Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue
-
Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan
-
Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau
-
Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara
-
Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus
-
BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah
-
Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026