-
Jorge Messi, ayah sekaligus agen Lionel Messi, dikonfirmasi sedang mengalami gangguan kesehatan serius.
-
Lionel Messi menangis di Piala Dunia 2026 karena memikirkan kondisi kesehatan sang ayah.
-
Keluarga mengecam spekulasi media dan meminta privasi Jorge Messi dihormati selama pemulihan.
Suara.com - Keluarga besar Lionel Messi mengonfirmasi bahwa ayah sang megabintang, Jorge Messi, tengah berjuang melawan gangguan kesehatan. Informasi resmi ini dirilis untuk meredam berbagai spekulasi liar yang beredar di media sosial.
"Dia saat ini berada di bawah pengawasan medis, pulih, dan berkembang dengan baik dalam kondisinya saat ini," ungkap pihak keluarga dalam pernyataan resmi yang dikirim ke ESPN.
Kondisi ini menjadi sorotan tajam karena terjadi tepat saat perhatian dunia tertuju pada performa Messi di lapangan hijau. Pihak keluarga menyayangkan banyaknya berita bohong yang beredar tanpa konfirmasi dari jalur resmi mereka.
Meskipun membenarkan situasi tersebut, pihak keluarga memilih merahasiakan jenis penyakit yang diderita pria berusia 68 tahun itu. Langkah ini diambil demi menjaga ketenangan proses penyembuhan sang ayah.
"Mengingat versi, rumor, dan spekulasi yang beredar dalam beberapa jam terakhir, keluarga ingin menyatakan ketidaksenangan yang mendalam atas kurangnya sensitivitas, rasa hormat, dan keraguan yang dilakukan beberapa orang dalam memperlakukan masalah yang sangat pribadi dan keluarga," lanjut pernyataan tersebut.
Keluarga menegaskan bahwa informasi valid mengenai perkembangan medis Jorge hanya dipegang oleh lingkaran internal terdekat. Mereka meminta publik tidak memercayai klaim dari sumber luar yang tidak bertanggung jawab.
"Keluarga juga ingin mengklarifikasi bahwa hanya anggota keluarga terdekatnya yang memiliki informasi akurat dan andal tentang kondisi Jorge. Oleh karena itu, versi, pernyataan, atau informasi apa pun yang tidak berasal dari keluarga itu sendiri dan saluran resminya tidak boleh dianggap valid atau benar. Di saat-saat seperti ini, kami meminta tanggung jawab, kehati-hatian, dan kasih sayang," tegas mereka.
Privasi Jorge kini menjadi prioritas utama yang harus dihormati oleh semua pihak, termasuk media massa internasional. Spekulasi yang berlebihan dinilai sangat mengganggu ketenangan psikologis keluarga besar yang sedang mendampingi masa pemulihan.
"Kesehatan seseorang dan ketenangan pikiran orang-orang di sekitarnya tidak boleh tunduk pada spekulasi atau kepentingan media yang tidak bertanggung jawab. Kami dengan tulus menghargai ekspresi kasih sayang, rasa hormat, dan perhatian yang diterima, dan kami meminta agar privasi, kerahasiaan, dan keintiman Jorge dan seluruh keluarganya dihormati selama proses ini. Setiap pembaruan yang relevan akan dikomunikasikan segera oleh keluarga dan melalui saluran yang tepat," tambah mereka.
Baca Juga: Pemain Kanada yang Cedera Horor Ternyata Rekan Jay Idzes di Sassuolo
Tekanan emosional ini rupanya berimbas langsung pada kondisi psikologis Lionel Messi saat membela tim nasional Argentina. Publik sempat melihat kapten Albiceleste itu meneteskan air mata usai membobol gawang Aljazair.
Tangisan emosional tersebut terjadi pada laga perdana Argentina di babak grup Piala Dunia 2026. Messi mengakui ada beban berat di luar lapangan yang sedang ia pikul saat bertanding.
"Mengapa saya menangis? Itu adalah sesuatu yang sama sekali tidak terkait dengan sepak bola," ujar Messi pada hari Selasa.
Dukungan penuh dari rekan setim dan staf pelatih menjadi kekuatan utama bagi Messi untuk tetap tampil profesional. Kehadiran mereka membantu pemain bernomor punggung 10 itu melewati masa-masa sulitnya.
"Saya melewati beberapa hari yang sulit, tetapi saya berterima kasih kepada seluruh delegasi dan rekan tim saya karena mereka selalu berada di sisi saya, memberi saya banyak kekuatan untuk membantu saya melewatinya," kata Messi.
Laga melawan Aljazair tersebut berakhir dengan kemenangan mutlak 3-0 untuk keunggulan Argentina. Di balik kesedihannya, Messi justru berhasil mengukir tinta emas baru dalam sejarah sepak bola global.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Didikan John Herdman, Striker Kanada Jonathan David Cetak Hattrick di Piala Dunia 2026
-
Ayah Lionel Messi Meninggal di Tengah Piala Dunia 2026? Keluarga Buka Suara
-
Ronaldo soal Tak Main Bagus : Portugal Bisa Saja Menang, Tapi...
-
Son Heung-min Bidik Rekor Park Ji-sung saat Korea Selatan Tantang Meksiko di Piala Dunia 2026
-
Pemain Kanada yang Cedera Horor Ternyata Rekan Jay Idzes di Sassuolo
-
Piala Dunia 2026: Pemain Kanada Alami Cedera Horor Usai Dapat Tekel Sembrono Gelandang Qatar
-
Victor Munoz, Rekrutan Baru Liverpool Jebolan Akademi Barcelona dan Real Madrid
-
Republik Ceko Ditahan Afrika Selatan 1-1, Persaingan Grup A Piala Dunia 2026 Makin Ketat
-
Thomas Tuchel Ungkap Kekurangan Inggris Usai Hajar Kroasia, Soroti Masalah Mentalitas
-
Kiper Tanjung Verde Bahagia Sang Ibu Akhirnya Dapat Visa AS, Bisa Saksikan Langsung Piala Dunia