-
Portugal bermain imbang 1-1 melawan Republik Demokratik Kongo pada laga pembuka Piala Dunia.
-
Cristiano Ronaldo membela performa timnya meski gagal memanfaatkan banyak peluang di Houston.
-
João Félix optimistis Portugal segera bangkit dan memperbaiki performa menjelang laga kontra Uzbekistan.
Suara.com - Langkah awal Timnas Portugal di panggung Piala Dunia 2026 langsung menemui kerikil tajam setelah dipaksa berbagi angka oleh Republik Demokratik Kongo. Kegagalan mengonversi dominasi permainan menjadi gol memicu evaluasi mendalam mengenai efektivitas lini serang Selecao das Quinas.
Skuad asuhan Roberto Martinez sebenarnya menguasai penuh jalannya pertandingan sepanjang 90 menit. Namun, penyelesaian akhir yang buruk membuat mereka hanya mampu mencatatkan 1 tembakan tepat sasaran.
Kapten tim, Cristiano Ronaldo, langsung pasang badan demi melindungi rekan-rekan setimnya dari gelombang kritik media. Pemain berusia 41 tahun tersebut menilai hasil di lapangan tidak sepenuhnya menggambarkan kualitas performa mereka.
"Tidak ada yang kurang," ujar Ronaldo kepada wartawan usai laga, dikutip dari ESPN, JUmat (19/6/2026).
"Itulah sepak bola. Portugal bisa saja menang, tetapi mereka juga bisa saja kalah."
Laga di Houston ini juga menandai torehan sejarah baru bagi sang megabintang di kancah internasional. Ronaldo resmi menyamai rekor Lionel Messi sebagai pesepak bola yang tampil dalam 6 edisi Piala Dunia berbeda.
Meski mencetak sejarah, performa mantan bintang Real Madrid tersebut di atas lapangan hijau terbilang jauh dari standar terbaiknya. Tiga peluang emas yang didapatkan Ronaldo sepanjang pertandingan gagal menemui sasaran.
Melalui akun media sosial pribadinya, pemilik 5 gelar Ballon d'Or itu mencoba membakar kembali semangat juang tim. Ia menegaskan bahwa perjuangan merebut trofi paling bergengsi ini masih sangat panjang.
"Ini bukan awal yang kami inginkan, tapi ini masih jauh dari selesai," tulis Ronaldo di akun Instagram miliknya.
Baca Juga: Republik Ceko Ditahan Afrika Selatan 1-1, Persaingan Grup A Piala Dunia 2026 Makin Ketat
"Tegakkan kepala dan fokus pada pertandingan berikutnya."
Ketangguhan Republik Demokratik Kongo dalam menahan gempuran juara Eropa 2016 itu rupanya sudah diantisipasi oleh internal tim. Rekan setim Ronaldo, João Félix, mengaku sama sekali tidak terkejut dengan daya juang sang lawan.
"Pertandingan pertama selalu menjadi pertandingan pertama," kata João Félix.
"Bahkan jika itu melawan tim yang lebih lemah, mereka bermain untuk negara mereka. Jika itu adalah impian bagi kami, itu adalah impian bagi mereka juga. Mereka selalu memberikan sedikit usaha ekstra."
Pemain terbaik Liga Pro Arab Saudi tersebut optimistis rekan-rekannya akan segera menemukan ritme permainan terbaik. Baginya, hasil imbang di laga perdana merupakan tamparan instrospeksi yang sangat berharga.
"Kami pasti akan berkembang," tutur João Félix. "Ini tentang melihat apa yang tidak kami lakukan dengan baik dan memperbaikinya di pertandingan berikutnya, sehingga kami bisa menang."
Sebagai informasi, Portugal dijadwalkan akan menantang Uzbekistan pada hari Selasa mendatang di kota Houston. Pertandingan tersebut menjadi harga mati jika mereka ingin mempermudah langkah sebelum menghadapi Kolombia di laga pamungkas.
Konteks persaingan di Grup K kini menjadi sangat ketat setelah Kongo berhasil mengamankan poin perdana sejarah mereka. Hasil ini sekaligus memperpanjang puasa gol non-penalti Ronaldo di turnamen mayor sejak Juni 2021.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura