Bola / Bola Indonesia
Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:25 WIB
Ciro Alves, David da Silva, dan Jordy Wehrmann dikabarkan masuk radar naturalisasi Timnas Indonesia. Namun, mereka berpotensi tak dilirik John Herdman. [Dok. Instagram/@jordywehrmann]
Baca 10 detik
  • Ciro Alves, David da Silva, dan Jordy Wehrmann sedang memproses naturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026.
  • Kebijakan pelatih John Herdman yang memprioritaskan pemain muda berpotensi menghambat peluang ketiga pemain tersebut bergabung dalam skuad Garuda.
  • Piala AFF 2026 yang bukan agenda FIFA membuat Indonesia kemungkinan besar mengandalkan pemain yang berkarier di kompetisi domestik.

Berbeda dengan dua pemain Brasil tersebut, gelandang Madura United itu memiliki garis keturunan Indonesia yang membuatnya bisa menempuh jalur diaspora.

Jordy Wehrmann yang pernah bermain di timnas usia muda Belanda, dia sekarang berproses juga untuk dinaturalisasi dan menjadi warga negara Indonesia,” ujar Bung Ropan.

Meski masih berusia 27 tahun, peluang Wehrmann belum sepenuhnya aman.

Proses naturalisasi yang memerlukan tahapan administrasi panjang bisa menjadi kendala tersendiri.

Jika proses tersebut rampung saat usianya memasuki 28 tahun atau lebih, peluangnya masuk dalam radar Herdman berpotensi menurun apabila sang pelatih tetap berpegang pada kebijakan regenerasi skuad.

Piala AFF 2026 Jadi Tantangan Tersendiri

Piala AFF 2026 diprediksi menjadi tantangan tersendiri bagi Timnas Indonesia. Pasalnya, turnamen tersebut tidak masuk dalam kalender resmi FIFA Matchday.

Artinya, klub-klub di Eropa tidak memiliki kewajiban melepas para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di luar negeri.

Situasi itu membuat Herdman kemungkinan harus memaksimalkan pemain lokal maupun pemain naturalisasi yang tampil di kompetisi domestik.

Baca Juga: Erick Thohir Respons Vietnam Tambah Naturalisasi Jelang Lawan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Dari sisi kualitas, Ciro Alves, David da Silva, dan Jordy Wehrmann merupakan pemain yang telah membuktikan kemampuan mereka di level klub. Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan tim pelatih Timnas Indonesia.

Load More