Bola / Bola Indonesia
Minggu, 21 Juni 2026 | 14:33 WIB
Pemain Persija Jakarta di Super League (IG Persija)
Baca 10 detik
  • PT I.League resmi mempertahankan kuota 11 pemain asing untuk kompetisi Super League musim depan.

  • Regulasi Championship juga tidak berubah dengan tetap membatasi kuota maksimal tiga pemain asing.

  • Aturan pemain asing di League Cup 2026 masih digodok demi memprioritaskan menit bermain lokal.

Suara.com - I.League memastikan regulasi pemain asing untuk kompetisi musim 2026-27 tidak mengalami perubahan. Klub-klub peserta Super League tetap diperbolehkan mendaftarkan hingga 11 pemain asing, sama seperti ketentuan yang berlaku pada musim sebelumnya.

Kepastian tersebut disampaikan Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, di tengah berbagai spekulasi yang berkembang menjelang bergulirnya musim baru. Dengan keputusan ini, klub-klub tetap memiliki keleluasaan untuk membangun skuad menggunakan komposisi pemain asing dalam jumlah maksimal yang telah ditetapkan.

Meski demikian, jumlah tersebut bukan kewajiban yang harus dipenuhi oleh seluruh peserta. Setiap klub tetap bebas menentukan kebutuhan masing-masing sesuai strategi dan kemampuan finansial yang dimiliki.

Nazriel Alfaro catat debut profesional bersama Persib Bandung di Super League 2025/26. (Dok. I.League)

Sejumlah klub Super League diketahui masih aktif berburu amunisi asing baru untuk memperkuat tim. Hingga saat ini, kabarnya baru Arema FC dan Bali United yang telah melengkapi kuota maksimal pemain asing untuk menghadapi musim 2026-27.

Asep menjelaskan bahwa regulasi pemain asing di kasta tertinggi sepak bola Indonesia tetap sama seperti musim lalu, baik dari sisi jumlah pemain yang didaftarkan maupun yang dapat dimainkan dalam pertandingan.

"Pemain penyanyi di Super League musim depan tetap sama. Ada 11 pemain yang terdaftarkan ke I.League. Lalu ada sembilan pemain di DSP dan tujuh nama di lapangan," kata Asep Saputra kepada awak media.

Laga PSBS Biak vs Persita Tangerang di Super League 2025/2026. [Dok. IG Persita]

Kebijakan serupa juga berlaku untuk kompetisi Championship. I.League memastikan tidak ada perubahan terkait kuota pemain asing di kasta kedua, meskipun sebelumnya sempat muncul wacana penambahan jumlah pemain asing untuk meningkatkan kualitas kompetisi.

Menurut Asep, usulan untuk menambah kuota dari tiga menjadi lima pemain asing sempat dibahas. Namun setelah melakukan diskusi dengan perwakilan klub, operator kompetisi memutuskan mempertahankan aturan yang sudah berjalan.

"Untuk Championship masih tetap tiga pemain asing. Kemarin ada yang sempat bertanya kepada saya tentang isu penambahan pemain asing dari tiga ke lima orang. Akhirnya setelah bertemu dengan manajer klub kemarin, kami memutuskan tetap tiga pemain asing," ujar dia.

Baca Juga: Malut United dan Adhyaksa FC Diisukan Ganti Nama, I.League Ingatkan Ancaman Pengurangan Poin

Sementara itu, regulasi pemain asing untuk League Cup 2026 masih belum ditetapkan.

Turnamen baru yang akan mempertemukan klub-klub Super League dan Championship tersebut masih dalam tahap penyusunan aturan oleh operator kompetisi.

I.League disebut tengah mempertimbangkan sejumlah opsi, termasuk kemungkinan pembatasan jumlah pemain asing yang dimainkan.

Langkah itu dilakukan agar kompetisi tersebut bisa menjadi wadah yang lebih luas bagi pemain lokal untuk mendapatkan menit bermain.

Karena itu, keputusan final terkait penggunaan pemain asing di League Cup masih menunggu pembahasan lebih lanjut.

"Untuk League Cup, kami masih belum bisa memastikan berapa pemain asing yang boleh bermain. Kami ingin memberikan menit bermain kepada pemain-pemain lokal," pungkasnya.

Load More