- Jurgen Klopp membela Virgil van Dijk setelah Rafael van der Vaart mengkritik tajam performa sang kapten di Piala Dunia.
- Van der Vaart memicu kontroversi karena mengkritik kecepatan Van Dijk serta melontarkan candaan ofensif terhadap pemain timnas Jepang.
- Belanda merespons kritik tersebut dengan kemenangan impresif atas Swedia, sementara Van der Vaart akhirnya meminta maaf atas komentarnya.
Suara.com - Eks pelatih Liverpool Jurgen Klopp, melontarkan kritik tajam kepada Rafael van der Vaart setelah komentarnya terhadap Virgil van Dijk.
Klopp secara terbuka membela mantan anak asuhnya itu di tengah sorotan Piala Dunia 2026.
Van der Vaart sebelumnya mengkritik performa Van Dijk saat Belanda ditahan imbang 2-2 oleh Jepang.
Ia bahkan menyindir pergerakan bek tersebut dengan menyebutnya seperti Boeing 747 dan berharap sang kapten bisa bermain lebih cepat sepanjang turnamen.
Namun, Klopp tak tinggal diam. “Saya tidak tahu apakah perlu menyebut nama Rafael van der Vaart sama sekali,” ujarnya dikutip dari Metro.uk
“Tapi jika suatu hari dia mengatakan sesuatu yang positif tentang pemain, mungkin saya akan kembali menganggapnya serius.”
Eks pelatih Liverpool itu menilai Van der Vaart kerap melontarkan opini berlebihan tanpa dasar kuat.
Menurutnya, komentar seperti itu tidak terlalu penting dan cenderung hanya mencari sensasi.
Situasi memanas setelah Belanda bangkit dan menghancurkan Swedia 5-1 di laga berikutnya.
Baca Juga: Cetak Gol Tendangan Roket ke Gawang Irak, Mbappe Selisih 3 Gol dari Messi
Penampilan impresif tersebut seolah menjadi jawaban atas kritik yang sebelumnya diarahkan kepada Van Dijk.
Kontroversi Van der Vaart tak berhenti di situ.
Eks pemain Real Madrid itu juga menuai kecaman setelah melontarkan candaan yang dianggap ofensif terhadap pemain Jepang, dengan menyebut mereka terlihat sama.
Komentar tersebut memicu reaksi keras publik hingga akhirnya Van der Vaart menyampaikan permintaan maaf.
“Saya menentang rasisme dalam bentuk apa pun dan menghormati semua orang dari latar belakang mana pun,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Cetak Gol Tendangan Roket ke Gawang Irak, Mbappe Selisih 3 Gol dari Messi
-
Lionel Scaloni Blak-blakan: Argentina Lolos ke 32 Besar, Tapi Masih Banyak PR
-
Cristiano Ronaldo Baru 8 Gol, Messi 18 Gol, Miroslav Klose: Selamat Champ!
-
Pelatih Paraguay Serang FIFA: Piala Dunia 2026 Hanya untuk Orang Kaya Esensi Hilang
-
Pengakuan Jujur Lionel Messi Usai Menyandang Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Launching Agustus 2026, Ini Bocoran Desain Jersey Persija Buatan Adidas
-
Bukayo Saka dan Noni Madueke Bikin Tuchel Pusing Jelang Inggris vs Ghana
-
Bawa Norwegia ke 32 Besar, HaalandSamai Catatan Messi dan Mbappe di Piala Dunia 2026
-
3 Fakta Menarik Jelang Kolombia vs Kongo di Piala Dunia 2026, Strategi Bertahan ke Fase Gugup
-
Bersih-bersih Usai Juara! Persib Bandung Depak Striker Spanyol
-
Prediksi Skor Panama vs Kroasia: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
4 Fakta Menarik Jelang Portugal vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026, Ronaldo dalam Tekanan Mental
-
Daftar Rekor Lionel Messi di Piala Dunia Hingga 2026, Jarang Diketahui Publik
-
Harry Kane Diambang Pecahkan Rekor David Beckham Jelang Inggris vs Ghana
-
Piala Dunia 2026 Dibanjiri Gol Bunuh Diri, Rekor 2018 Terancam Pecah