Bola / Bola Dunia
Selasa, 23 Juni 2026 | 04:16 WIB
Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni, mengalami momen emosional saat konferensi pers jelang laga pembuka Piala Dunia 2026. [@telefe]
Baca 10 detik
  • Argentina memastikan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Austria dengan performa yang dominan.
  • Lionel Messi mencetak dua gol penting dalam kemenangan tersebut sekaligus mencatatkan rekor sebagai top skor Piala Dunia.
  • Pelatih Lionel Scaloni mengapresiasi ketangguhan mental skuad Argentina saat menghadapi tekanan fisik serta taktik dari tim lawan.

Suara.com - Pelatih Lionel Scaloni mengaku puas setelah Argentina memastika tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 usai kalahkan Austria.

Meski begitu, Scaloni mengaku pertandingan melawan Austria tidak mudah, meski timnya tampil dominan di banyak momen.

“Laga ini mirip dengan saat melawan Aljazair. Lawan punya kualitas dan fisik kuat, jadi tidak pernah benar-benar mudah,” ujar Scaloni dinukil dari TycSport.

Scaloni enegaskan masih ada aspek yang perlu diperbaiki, meski hasil positif membuat segalanya terasa lebih ringan.

Scaloni juga menyoroti respons tim saat berada di bawah tekanan.

Menurutnya, skuad Argentina mampu bertahan dan tetap kompetitif meski sempat mengalami fase sulit dalam pertandingan.

“Ketika harus menderita, tim ini bisa melakukannya. Itu bagian penting dari permainan,” katanya.

Scaloni menambahkan, performa tim saat ini mampu membangkitkan harapan publik Argentina.

“Orang-orang mulai bermimpi saat melihat tim ini bermain, bagaimana mereka berjuang dan menikmati pertandingan,” lanjutnya.

Baca Juga: Cristiano Ronaldo Baru 8 Gol, Messi 18 Gol, Miroslav Klose: Selamat Champ!

Scaloni pun menegaskan bahwa perjalanan masih panjang meski Argentina kembali difavoritkan.

Di sisi lain, pujian khusus kembali diarahkan kepada Lionel Messi yang mencetak dua gol ke gawang Austria. dan jadi top skor sepanjang sejarah Piala Dunia.

Sang kapten disebut sebagai sosok yang mampu mengangkat performa seluruh tim.

“Ketika Leo aktif, semua ikut aktif. Bahkan saat tim kesulitan, dia tetap bekerja, merebut bola, dan menentukan hasil. Saya tidak tahu harus berkata apa lagi tentang dia,” tutup Scaloni.

Load More