- Norwegia menghadapi Prancis di Boston Stadium untuk memperebutkan posisi juara Grup I Piala Dunia 2026 pada Sabtu (27/6/2026).
- Pertandingan ini menjadi penentu tim yang melaju ke babak 32 besar dengan potensi menghadapi lawan yang lebih ringan.
- Duel dua bintang dunia, Erling Haaland dari Norwegia dan Kylian Mbappe dari Prancis, menjadi sorotan utama dalam laga ini.
Suara.com - Duel penentu juara Grup I Piala Dunia 2026 akan tersaji saat Norwegia menghadapi Prancis di Boston Stadium. Pertandingan terakhir fase grup tersebut dijadwalkan berlangsung pada Jumat malam waktu setempat atau Sabtu (27/6/2026) pukul 02.00 WIB.
Laga ini diprediksi berlangsung sengit mengingat kedua tim sama-sama mengoleksi enam poin dari dua kemenangan beruntun.
Hasil pertandingan akan menentukan siapa yang melaju ke babak 32 besar sebagai juara grup dan berpotensi mendapatkan lawan yang lebih ringan.
Sorotan utama tertuju pada duel dua bintang dunia, Erling Haaland dan Kylian Mbappe.
Ketajaman keduanya diyakini akan menjadi faktor pembeda dalam pertandingan yang sarat gengsi tersebut.
Bagi Norwegia, turnamen ini menjadi penampilan pertama mereka di Piala Dunia sejak 1998.
Menariknya, edisi tersebut juga menjadi momen ketika Prancis meraih gelar juara dunia pertamanya.
Performa Kedua Tim Jelang Laga
- Prancis
Peringkat FIFA: 2 dunia
Lima laga terakhir: 5 menang, 0 imbang, 0 kalah
Statistik Grup I: Mencetak 6 gol dan kebobolan 1 gol
Baca Juga: Baru Cetak Brace, Cristiano Ronaldo Mendadak Kesal Gara-gara Ditanya Soal Messi
Les Bleus tampil impresif dengan pertahanan yang sangat solid serta efektivitas tinggi dalam memanfaatkan peluang.
- Norwegia
Peringkat FIFA: 47 dunia
Lima laga terakhir: 4 menang, 1 imbang, 0 kalah
Statistik Grup I: Mencetak 7 gol dan kebobolan 3 gol
Norwegia menjadi tim paling produktif di Grup I. Namun, lini pertahanan mereka masih menyisakan celah yang bisa dimanfaatkan lawan.
Player to Watch
- Erling Haaland (Norwegia)
Haaland tetap menjadi tumpuan utama Norwegia. Kombinasi kekuatan fisik, kecepatan, dan insting mencetak gol membuat striker Manchester City itu menjadi ancaman terbesar bagi lini belakang Prancis.
Duelnya melawan William Saliba dan Dayot Upamecano diperkirakan menjadi salah satu kunci jalannya pertandingan.
Berita Terkait
-
Piala Dunia 2026: Hancur di Tangan Prancis, Langkah Irak di Kian Terjepit
-
Seruan Didenger, AS Longgarkan Pembatasan Perjalanan Timnas Iran
-
Patut Ditiru! Ini Cara Elegan Cristiano Ronaldo Bungkam Kritik di Piala Dunia 2026
-
VAR 'Tertidur' di Grup L! Tekel Konsa ke Prince Adu Bikin Fans Ghana Naik Pitam
-
Piala Dunia 2026: Nestapa Timnas Turki, Gagal karena Kutukan Hakan Sukur?
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien