- Timnas Skotlandia kalah 0-3 dari Brasil di Miami Stadium pada laga terakhir Grup C Piala Dunia 2026.
- Kesalahan individu para pemain Skotlandia memudahkan Brasil mencetak gol melalui Vinicius Junior dan Matheus Cunha dalam pertandingan.
- Skotlandia kini menempati peringkat ketiga grup dan harus bergantung pada hasil pertandingan lain untuk lolos ke babak 32 besar.
"Para pemain sangat terpukul. Kami kalah dalam hal kualitas, tetapi kami telah memberikan segalanya," tutur McGinn.
Kini, Skotlandia hanya bisa menunggu hasil dari grup lain sambil berharap poin yang mereka miliki cukup untuk membawa mereka lolos sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.
"Apakah kami lolos atau tidak, kami akan mengetahuinya dalam beberapa hari ke depan," tambahnya.
Jika berhasil melaju ke fase gugur, pencapaian tersebut akan menjadi sejarah baru bagi sepak bola Skotlandia karena untuk pertama kalinya mereka mampu menembus babak knockout Piala Dunia.
Brasil Tampil Perkasa di Grup C
Brasil menutup fase grup sebagai juara Grup C dengan catatan dua kemenangan dan satu hasil imbang.
Performa impresif Vinicius Junior dan kolega semakin mengukuhkan status mereka sebagai salah satu kandidat kuat juara Piala Dunia 2026.
Di sisi lain, Skotlandia sempat mengawali turnamen dengan cukup menjanjikan. Namun, inkonsistensi pada momen-momen krusial membuat mereka kini berada di ambang kegagalan melangkah lebih jauh di panggung dunia.
Baca Juga: Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030
Berita Terkait
-
Tertangkap Aksi Tutup Mulut, Ini Alasan Jude Bellingham Tak Dikartu Merah
-
Timnas Brasil Pertahankan Rekor 44 Tahun di Piala Dunia Usai Kalahkan Skotlandia
-
Bola Tertua di Dunia Dipamerkan di Laga Skotlandia vs Brasil, Ini Alasan Sakralnya
-
Hasil Piala Dunia 2026: Vinicius Junior Menggila, Brasil Gilas Skotlandia
-
Hasil Piala Dunia 2026: Bosnia Jaga Asa ke 32 Besar dan Singkirkan Qatar
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Yuto Nagatomo Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di 5 Edisi
-
Jerman Tumbang dari Ekuador di Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Murka Soroti Disiplin Pemain
-
Jepang Ukir Rekor Spesial di Piala Dunia 2026 Usai Lolos ke Babak 32 Besar
-
Klasemen Akhir Grup E Piala Dunia 2026: Jerman Juara Grup, Pantai Gading Cetak Sejarah
-
Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Jepang Hadapi Brasil, Belanda Tantang Maroko
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026