- Timnas Kanada lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 sebagai runner-up Grup B meski kalah dari Swiss.
- Pelatih Jesse Marsch mengevaluasi kesalahan taktik dan kurangnya intensitas permainan timnya saat menghadapi skuad timnas Swiss.
- Kanada kini fokus persiapan di Los Angeles dengan harapan kembalinya Alphonso Davies untuk memperkuat performa babak gugur.
Suara.com - Timnas Kanada berhasil mengamankan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 meski harus menelan kekalahan 1-2 dari Swiss pada laga terakhir Grup B.
Hasil tersebut tetap cukup membawa skuad berjuluk The Canucks melaju ke fase gugur dengan status runner-up grup.
Namun, kekalahan di hadapan pendukung sendiri menjadi catatan penting yang harus segera dibenahi sebelum memasuki pertandingan hidup-mati berikutnya.
Pelatih Jesse Marsch mengakui performa timnya belum berada pada level terbaik. Ia menilai Kanada tampil terlalu berhati-hati dan kurang agresif sejak awal pertandingan.
Meski demikian, Marsch tetap mengapresiasi semangat juang yang diperlihatkan para pemain sepanjang laga.
Jesse Marsch Akui Ada Kesalahan Taktik
Dilansir dari laman resmi FIFA, Marsch mengungkapkan bahwa timnya melakukan sejumlah kesalahan dalam momen-momen krusial yang akhirnya dimanfaatkan dengan baik oleh Swiss.
"Saya tahu tim kami memiliki semangat juang yang tinggi, kami memiliki skuad yang akan mengerahkan segalanya di setiap momen pertandingan," ujar Marsch dikutip dari Antara.
Menurut pelatih asal Amerika Serikat tersebut, Kanada gagal menunjukkan intensitas permainan yang biasanya menjadi kekuatan utama mereka.
Baca Juga: Hasil Piala Dunia 2026: Bosnia Jaga Asa ke 32 Besar dan Singkirkan Qatar
Keraguan saat menguasai bola maupun ketika melakukan tekanan membuat Swiss lebih leluasa mengembangkan permainan.
"Kuncinya terletak pada bagaimana kami menyikapi momen-momen krusial tersebut. Di awal laga, kami bermain agak ragu-ragu dan kurang agresif," jelasnya.
Marsch juga mengaku menyesal karena terlambat melakukan penyesuaian strategi pada babak kedua.
Ia merasa seharusnya lebih cepat menginstruksikan perubahan formasi menjadi lima bek untuk mengantisipasi serangan balik lawan.
Fokus Bangkit di Babak Gugur
Meski kecewa dengan hasil pertandingan, Marsch menegaskan fokus tim kini sepenuhnya tertuju pada babak 32 besar. Kanada dijadwalkan bertolak ke Los Angeles untuk mempersiapkan diri menghadapi lawan berikutnya.
Berita Terkait
-
Nasib Skotlandia di Ujung Tanduk usai Dibungkam Brasil, Steve Clarke Pasrah
-
Tertangkap Aksi Tutup Mulut, Ini Alasan Jude Bellingham Tak Dikartu Merah
-
Timnas Brasil Pertahankan Rekor 44 Tahun di Piala Dunia Usai Kalahkan Skotlandia
-
Bola Tertua di Dunia Dipamerkan di Laga Skotlandia vs Brasil, Ini Alasan Sakralnya
-
Hasil Piala Dunia 2026: Vinicius Junior Menggila, Brasil Gilas Skotlandia
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
Terkini
-
Catat Tanggalnya! Ada Diskon dan Voucher Belanja Melimpah dari BRI di Outlet Ini
-
Mendikdasmen: Hard Skills Saja Tak Cukup, Ini Keterampilan Utama yang Wajib Dikuasai Gen Z!
-
Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian
-
Kota Makin Padat, Banjir Mengintai: Akademisi Soroti Teknologi Pengendalian Air di PIK2
-
Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?
-
3,28 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Tol Banyumanik, Negara Berpotensi Rugi Rp3,17 Miliar
-
Menjelang Snoopy Run 2026, Saatnya Menjelajah Dunia Peanuts Selama 54 Hari di Sini!
-
The Last House: Pesan Moral Mendalam tentang Hubungan Manusia dan Alam
-
80 Persen Beras Fortifikasi Tak Sesuai Klaim, Ada yang Dijual Rp42 Ribu/Kg
-
Belanja Mewah di SEIBU Dapat Voucher Gratis? Cek Promo BRI Ini!