- Striker Deniz Undav mencetak tiga gol bagi Jerman di Grup E Piala Dunia 2026 hingga saat ini.
- Undav menempuh perjuangan karier berat dari pekerja pabrik hingga akhirnya sukses menjadi penyerang timnas Jerman profesional.
- Disiplin pola makan yang didukung peran sang istri, Tanja, menjadi kunci utama peningkatan performa tajam Deniz Undav.
Suara.com - Deniz Undav mencuri perhatian di Piala Dunia 2026. Striker timnas Jerman itu tampil tajam dan menjadi andalan baru di lini depan skuad asuhan Julian Nagelsmann.
Penyerang berusia 29 tahun itu telah mencetak tiga gol dan berperan penting membawa Jerman memuncaki Grup E.
Deniz Undav mencetak gol ke gawang Curacao dan dua gol krusial saat menghadapi Pantai Gading.
Namun di balik performa gemilangnya, tersimpan kisah perjuangan yang tidak mudah.
Undav pernah ditolak akademi Werder Bremen saat masih berusia 11 tahun karena dianggap kelebihan berat badan.
“Saya makan terlalu banyak kebab dan pelatih bilang saya terlalu gemuk. Hati saya hancur, tapi tidak kehilangan harapan,” kenangnya seperti dinukil dari Infobae
Perjalanan kariernya pun tidak langsung mulus. Sebelum menjadi pemain profesional, Undav sempat bekerja di pabrik dengan jam kerja panjang demi memenuhi kebutuhan hidup.
“Saya bangun pukul empat pagi, kerja di pabrik, lalu latihan, dan pulang malam. Saya harus melakukannya untuk bertahan hidup,” ujarnya.
Kariernya mulai menanjak saat bergabung dengan Royal Union Saint-Gilloise di Belgia. Di sana, ia tampil tajam dengan 26 gol dan membuka jalan menuju level yang lebih tinggi.
Baca Juga: Tumbang Lagi, Pelatih Korea Selatan Buka Suara soal Rumor Keracunan Makanan
Ia kemudian sempat bermain untuk Brighton & Hove Albion sebelum akhirnya bersinar bersama VfB Stuttgart. Di klub Jerman tersebut, Undav mencatat musim terbaiknya dengan kontribusi gol dan assist yang impresif.
Salah satu kunci perubahan besar dalam hidupnya adalah disiplin menjaga pola makan. Ia bahkan rela meninggalkan kebiasaan konsumsi kebab dan cokelat demi performa maksimal.
“Dalam periode tanpa gol, saya tidak makan kebab sama sekali. Saya juga berhenti makan cokelat,” ungkapnya.
Peran sang istri, Tanja Undav, menjadi sangat vital dalam perubahan ini.
Tanja disebut sebagai sosok yang mengontrol pola makan sekaligus menjaga kondisi mental sang pemain.
“Istri saya tahu persis apa yang saya butuhkan. Dia membuat saya berada di jalur yang benar,” kata Undav.
Hubungan mereka juga terlihat di lapangan. Setiap mencetak gol, Undav merayakannya dengan gestur huruf T sebagai simbol penghormatan untuk sang istri.
Bahkan, penghargaan Man of the Match yang ia raih usai laga melawan Pantai Gading didedikasikan khusus untuk Tanja. “Ini untuk istri saya,” ujarnya singkat.
Berita Terkait
-
Tumbang Lagi, Pelatih Korea Selatan Buka Suara soal Rumor Keracunan Makanan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Hormati Ajaran Islam! FIFA Ubah Trofi Man of The Match Piala Dunia 2026
-
Iran dan Mesir Lawan Agenda LGBTQ di Piala Dunia 2026, Presiden FIFA Bilang Begini
-
Pemain Bosnia 18 Tahun Kerim Alajbegovic Sukses Lewati Rekor Messi di Piala Dunia
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Pameran Senang Riang Lagu Anak Lokananta Ditutup dengan Musikalisasi Puisi
-
Nasib Berbeda Jay Idzes dan Elkan Baggott Jelang Bela Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Portofolio Makin Aman, BRI MI Hadirkan Reksa Dana ETF Emas dengan Jaminan LBMA
-
Kemarau, tapi Air Muara Musi Diprediksi Naik 3,7 Meter Sore Ini
-
Review Serial Our Sticky Love: Kisah Asmara Unik Mantan Petinju dan Jaksa
-
Skin Tint Skintific Kandungan Aktifnya Apa? Ini Klaim dan Review Pembeli
-
Hadiri Kirab Merah Putih FMP ke-11, Adityawarman Adil: Perkuat Cinta Tanah Air
-
Hari Pramuka ke-65, Gubernur Sulsel dan Mentan RI Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat di Bone
-
Syahrini Kembali ke Dunia Musik, Rilis Lagu 'Kau yang Utama'
-
Topan Dolphin Mengamuk Dua Kali di China, Lebih 1 Juta Warga Dievakuasi