Bola / BolaTaiment
Kamis, 25 Juni 2026 | 17:31 WIB
Dari Buruh Pabrik ke Piala Dunia 2026: Cinta Sang Istri Jadi Bahan Bakar Deniz Undav [Instagram Tanja Undav]
Baca 10 detik
  • Striker Deniz Undav mencetak tiga gol bagi Jerman di Grup E Piala Dunia 2026 hingga saat ini.
  • Undav menempuh perjuangan karier berat dari pekerja pabrik hingga akhirnya sukses menjadi penyerang timnas Jerman profesional.
  • Disiplin pola makan yang didukung peran sang istri, Tanja, menjadi kunci utama peningkatan performa tajam Deniz Undav.

Suara.com - Deniz Undav mencuri perhatian di Piala Dunia 2026. Striker timnas Jerman itu tampil tajam dan menjadi andalan baru di lini depan skuad asuhan Julian Nagelsmann.

Penyerang berusia 29 tahun itu telah mencetak tiga gol dan berperan penting membawa Jerman memuncaki Grup E.

Deniz Undav mencetak gol ke gawang Curacao dan dua gol krusial saat menghadapi Pantai Gading.

Namun di balik performa gemilangnya, tersimpan kisah perjuangan yang tidak mudah.

Undav pernah ditolak akademi Werder Bremen saat masih berusia 11 tahun karena dianggap kelebihan berat badan.

“Saya makan terlalu banyak kebab dan pelatih bilang saya terlalu gemuk. Hati saya hancur, tapi tidak kehilangan harapan,” kenangnya seperti dinukil dari Infobae

Perjalanan kariernya pun tidak langsung mulus. Sebelum menjadi pemain profesional, Undav sempat bekerja di pabrik dengan jam kerja panjang demi memenuhi kebutuhan hidup.

“Saya bangun pukul empat pagi, kerja di pabrik, lalu latihan, dan pulang malam. Saya harus melakukannya untuk bertahan hidup,” ujarnya.

Kariernya mulai menanjak saat bergabung dengan Royal Union Saint-Gilloise di Belgia. Di sana, ia tampil tajam dengan 26 gol dan membuka jalan menuju level yang lebih tinggi.

Baca Juga: Tumbang Lagi, Pelatih Korea Selatan Buka Suara soal Rumor Keracunan Makanan

Ia kemudian sempat bermain untuk Brighton & Hove Albion sebelum akhirnya bersinar bersama VfB Stuttgart. Di klub Jerman tersebut, Undav mencatat musim terbaiknya dengan kontribusi gol dan assist yang impresif.

Salah satu kunci perubahan besar dalam hidupnya adalah disiplin menjaga pola makan. Ia bahkan rela meninggalkan kebiasaan konsumsi kebab dan cokelat demi performa maksimal.

“Dalam periode tanpa gol, saya tidak makan kebab sama sekali. Saya juga berhenti makan cokelat,” ungkapnya.

Peran sang istri, Tanja Undav, menjadi sangat vital dalam perubahan ini.

Tanja disebut sebagai sosok yang mengontrol pola makan sekaligus menjaga kondisi mental sang pemain.

“Istri saya tahu persis apa yang saya butuhkan. Dia membuat saya berada di jalur yang benar,” kata Undav.

Hubungan mereka juga terlihat di lapangan. Setiap mencetak gol, Undav merayakannya dengan gestur huruf T sebagai simbol penghormatan untuk sang istri.

Bahkan, penghargaan Man of the Match yang ia raih usai laga melawan Pantai Gading didedikasikan khusus untuk Tanja. “Ini untuk istri saya,” ujarnya singkat.

Load More