- Suzanne Huurman menjadi satu-satunya perempuan yang memimpin tim medis nasional negara Curazao pada ajang Piala Dunia 2026.
- Ia bertanggung jawab penuh dalam mengoordinasikan pencegahan cedera serta menjaga kebugaran fisik pemain selama kompetisi berlangsung di lapangan.
- Pencapaian Huurman mencetak sejarah baru sebagai upaya peningkatan representasi perempuan dalam posisi strategis di dunia sepak bola internasional.
Ia juga terlibat dalam program olahraga Belanda, termasuk tim usia muda dan cabang olahraga lain seperti bola tangan.
Menurutnya, tantangan terbesar bukan hanya bekerja di lingkungan yang didominasi laki-laki, tetapi membuktikan kapasitas diri.
“Jika Anda menunjukkan kemampuan, mereka akan menerima Anda. Ini soal kualitas dan performa,” katanya.
Ia mengakui jalan menuju posisi tersebut tidak mudah.
“Di awal, banyak yang meragukan apakah perempuan bisa bekerja di lingkungan seperti ini,” ujarnya.
Pada laga Curazao melawan Jerman, sejarah lain tercipta.
Untuk pertama kalinya, tim medis di lapangan diisi sepenuhnya oleh perempuan, menandai langkah besar dalam inklusivitas sepak bola global.
Huurman juga tetap optimistis dengan peluang timnya meski menghadapi lawan berat.
“Kami tetap percaya diri. Dalam sepak bola, apa pun bisa terjadi,” ujarnya.
Baca Juga: Sihir Vinicius Junior di Miami: Cetak Brace, Bikin Ancelotti Geleng-Geleng Kepala
Berita Terkait
-
Sihir Vinicius Junior di Miami: Cetak Brace, Bikin Ancelotti Geleng-Geleng Kepala
-
Daftar Negara yang Sudah Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Analisis Taktik Ekuador vs Jerman: Die Mannschaft Jaga Mental Juara
-
Prediksi Curacao vs Pantai Gading: Misi Panas Kedua Tim di Philadelphia
-
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey
-
Deretan Rekor Tercipta usai Meksiko Lolos 'Sempurna' ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
-
Hong Myung-bo Akui Kesalahan Strategi Usai Korea Selatan Takluk dari Afrika Selatan
-
3 Fakta Menarik Jelang Jepang vs Swedia, Berebut Tiket 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Timnas Iran Keluhkan Perlakuan Pejabat AS, Perjalanan Tim ke Seattle Sempat Tertunda