Bola / BolaTaiment
Kamis, 25 Juni 2026 | 20:36 WIB
Kisah Pemain Rp307 M Djed Spence: Muslim Pertama yang Tembus Timnas Inggris [Instagram Djed Spence]
Baca 10 detik
  • Bek Inggris Djed Spence menolak berjabat tangan dengan Thomas Partey saat pertandingan Piala Dunia 2026 di Boston.
  • Spence menyatakan bahwa keputusan tersebut didasarkan pada prinsip keyakinan pribadi serta agama yang ia anut saat ini.
  • Aksi tersebut memicu perdebatan publik setelah rekaman video insiden menyebar luas di media sosial dan berbagai platform.

Suara.com - Aksi bek Djed Spence menjadi sorotan usai laga Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Ghana.

Spence menolak berjabat tangan dengan Thomas Partey sebelum kick off pertandingan.

Spence menegaskan keputusan itu diambil berdasarkan keyakinan pribadi dan agama yang ia anut.

“Saya memiliki kepercayaan dan hidup sesuai dengan itu. Iman saya membimbing keputusan saya,” ujar Spence dikutip dari BBC.

Eks Arsenal Thomas Partey [Dok Villarreal]

Ia juga menambahkan tidak ingin menjelaskan lebih jauh soal insiden tersebut.

Bek Inggris itu turut menyampaikan permintaan maaf kepada para suporter.

“Jika tindakan saya mengecewakan atau mengganggu, saya minta maaf. Itu bukan niat saya,” katanya.

Insiden terjadi saat kedua tim menjalani protokol salaman sebelum kick-off di Boston.

Ketika berhadapan dengan Partey, Spence menarik tangannya dan langsung beralih ke pemain berikutnya.

Baca Juga: Hong Myung-bo Akui Kesalahan Strategi Usai Korea Selatan Takluk dari Afrika Selatan

Momen tersebut tidak ditayangkan dalam siaran resmi FIFA.

Namun rekaman dari media Ghana dengan cepat menyebar di media sosial dan memicu perdebatan luas.

Sepanjang pertandingan, Partey juga mendapat sorakan negatif dari sebagian pendukung Inggris.

Setiap kali menyentuh bola, gelandang Ghana itu terdengar disoraki di stadion.

Partey saat ini tengah menghadapi proses hukum di Inggris terkait tuduhan pemerkosaan dan kekerasan seksual, yang ia bantah.

Load More