- Bek Inggris Djed Spence menolak berjabat tangan dengan Thomas Partey saat pertandingan Piala Dunia 2026 di Boston.
- Spence menyatakan bahwa keputusan tersebut didasarkan pada prinsip keyakinan pribadi serta agama yang ia anut saat ini.
- Aksi tersebut memicu perdebatan publik setelah rekaman video insiden menyebar luas di media sosial dan berbagai platform.
Suara.com - Aksi bek Djed Spence menjadi sorotan usai laga Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Ghana.
Spence menolak berjabat tangan dengan Thomas Partey sebelum kick off pertandingan.
Spence menegaskan keputusan itu diambil berdasarkan keyakinan pribadi dan agama yang ia anut.
“Saya memiliki kepercayaan dan hidup sesuai dengan itu. Iman saya membimbing keputusan saya,” ujar Spence dikutip dari BBC.
Ia juga menambahkan tidak ingin menjelaskan lebih jauh soal insiden tersebut.
Bek Inggris itu turut menyampaikan permintaan maaf kepada para suporter.
“Jika tindakan saya mengecewakan atau mengganggu, saya minta maaf. Itu bukan niat saya,” katanya.
Insiden terjadi saat kedua tim menjalani protokol salaman sebelum kick-off di Boston.
Ketika berhadapan dengan Partey, Spence menarik tangannya dan langsung beralih ke pemain berikutnya.
Baca Juga: Hong Myung-bo Akui Kesalahan Strategi Usai Korea Selatan Takluk dari Afrika Selatan
Momen tersebut tidak ditayangkan dalam siaran resmi FIFA.
Namun rekaman dari media Ghana dengan cepat menyebar di media sosial dan memicu perdebatan luas.
Sepanjang pertandingan, Partey juga mendapat sorakan negatif dari sebagian pendukung Inggris.
Setiap kali menyentuh bola, gelandang Ghana itu terdengar disoraki di stadion.
Partey saat ini tengah menghadapi proses hukum di Inggris terkait tuduhan pemerkosaan dan kekerasan seksual, yang ia bantah.
Berita Terkait
-
Hong Myung-bo Akui Kesalahan Strategi Usai Korea Selatan Takluk dari Afrika Selatan
-
Timnas Iran Keluhkan Perlakuan Pejabat AS, Perjalanan Tim ke Seattle Sempat Tertunda
-
Piala Dunia 2026: Cetak Rekor, Erling Haaland Kian dekat Raih Gelar Topskor
-
3 Fakta Menarik Jelang Jepang vs Swedia, Berebut Tiket 16 Besar Piala Dunia 2026
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan