- Jepang lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah bermain imbang 1-1 melawan Swedia di Amerika Serikat.
- Samurai Biru dijadwalkan menghadapi Brasil pada fase gugur setelah mengamankan posisi runner-up klasemen akhir Grup F.
- Jepang menghadapi tantangan berat melawan Brasil karena kehilangan sejumlah pemain kunci yang mengalami cedera dan telah pensiun.
Suara.com - Jepang memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah mengamankan posisi runner-up Grup F. Hasil tersebut membuat Samurai Biru langsung dihadapkan pada ujian berat karena akan menghadapi Brasil di fase gugur.
Pertemuan ini diprediksi menjadi salah satu duel paling menarik di babak 32 besar. Meski Brasil berstatus sebagai salah satu favorit juara, Jepang memiliki kenangan manis setelah pernah menaklukkan Tim Samba dalam laga uji coba sebelum turnamen.
Kepastian lolos diraih Jepang usai bermain imbang 1-1 melawan Swedia pada laga terakhir Grup F di Stadion AT&T, Dallas, Amerika Serikat, Jumat (26/6/2026) pagi WIB.
Jepang sempat unggul lebih dulu melalui gol Daizen Maeda. Namun, Swedia berhasil menyamakan kedudukan lewat Anthony Elanga sehingga pertandingan berakhir tanpa pemenang.
Hasil imbang tersebut cukup mengantarkan skuad racikan Hajime Moriyasu finis di posisi kedua klasemen Grup F. Jepang unggul selisih gol atas Swedia yang harus puas menempati peringkat ketiga.
Meski gagal finis di dua besar, Swedia tetap berhak melanjutkan perjalanan ke babak 32 besar melalui jalur delapan tim peringkat ketiga terbaik.
Jepang Ditantang Brasil di Fase Gugur
Sebagai runner-up Grup F, Jepang akan menghadapi Brasil yang keluar sebagai juara Grup C. Tim Samba melaju ke fase gugur dengan catatan impresif setelah membukukan dua kemenangan dan satu hasil imbang pada babak grup.
Laga tersebut diperkirakan berlangsung sengit. Jepang memang bukan unggulan, tetapi mereka memiliki pengalaman positif saat menghadapi Brasil.
Baca Juga: Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
Pada pertandingan persahabatan yang berlangsung pada 14 Oktober 2025, Samurai Biru sukses menciptakan kejutan dengan mengalahkan Brasil 3-2 di hadapan pendukung sendiri.
Ketika itu, Jepang menunjukkan mental luar biasa setelah mampu bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk membalikkan keadaan.
Kemenangan tersebut menjadi modal kepercayaan diri bahwa Jepang tetap memiliki peluang memberikan kejutan meski menghadapi salah satu kekuatan terbesar sepak bola dunia.
Meski demikian, tantangan Jepang kali ini jauh lebih berat. Tim asuhan Hajime Moriyasu dipastikan tidak tampil dengan komposisi terbaik karena beberapa pemain penting harus absen.
Takumi Minamino, yang sempat mencetak gol ke gawang Brasil dalam laga uji coba tahun lalu, dipastikan tidak bisa bermain akibat cedera serius.
Selain itu, Moriyasu juga kehilangan Wataru Endo dan Takefusa Kubo yang masih menjalani proses pemulihan cedera. Bahkan, Endo telah memutuskan pensiun dari Timnas Jepang.
Berita Terkait
-
Bukan Sekadar Nama! Ini 8 Julukan Unik Timnas Peserta Piala Dunia 2026
-
Lolos dari Lubang Jarum, Ekuador Tebas Jerman dan Melaju ke Babak 32 Besar
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey