Bola / Bola Indonesia
Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:10 WIB
Timnas Jepang tampil luar biasa dengan membantai Tunisia 4-0 pada laga fase grup Piala Dunia 2026, Minggu (21/6). [@japanfootballassociation]
Baca 10 detik
  • Timnas Jepang lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menahan imbang Swedia 1-1 di Dallas Stadium.
  • Hasil imbang tersebut memperpanjang rekor tak terkalahkan Jepang saat menghadapi tim Eropa menjadi 11 pertandingan secara beruntun.
  • Pemain senior Yuto Nagatomo mencetak sejarah sebagai pesepak bola Asia pertama yang tampil di lima edisi Piala Dunia.

Suara.com - Timnas Jepang kembali membuktikan diri sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola Asia di panggung dunia.

Samurai Biru memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah bermain imbang 1-1 melawan Swedia pada laga terakhir Grup F.

Hasil yang diraih di Dallas Stadium, Jumat (26/6/2026) waktu setempat, tidak hanya mengantar Jepang lolos ke fase gugur.

Mereka juga memperpanjang rekor impresif menjadi 11 pertandingan beruntun tanpa kekalahan saat menghadapi tim asal Eropa.

Berdasarkan data Opta, catatan tersebut menjadi rekor tak terkalahkan terpanjang Jepang melawan wakil Benua Biru sepanjang sejarah.

Dalam rentang itu, Jepang mencatat delapan kemenangan dan tiga hasil imbang.

Jepang Tunjukkan Mentalitas Kuat di Dallas

Jepang meraih satu poin di laga perdana grup F Piala Dunia 2026 setelah menahan imbang Belanda 2-2, di Stadion Dallas, Texas, Senin (15/6) dinihari WIB. [Tangkap layar X]

Pertandingan berlangsung sengit sejak menit pertama karena kedua tim sama-sama memburu tiket otomatis ke fase gugur.

Setelah babak pertama berakhir tanpa gol, Jepang berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-56.

Baca Juga: Meski Pulang dengan Satu Poin, Qatar Tetap Layak Dilabeli Badut Asia di Pentas Piala Dunia Kali Ini

Daizen Maeda mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan umpan terobosan akurat dari Ritsu Doan.

Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Enam menit berselang, Anthony Elanga mencetak gol spektakuler melalui tembakan jarak jauh yang gagal dijangkau kiper Zion Suzuki.

Di penghujung laga, Zion Suzuki tampil sebagai penyelamat Jepang.

Kiper berusia 24 tahun itu melakukan penyelamatan penting untuk menggagalkan peluang emas Alexander Isak dan memastikan Samurai Biru membawa pulang satu poin berharga.

Yuto Nagatomo Cetak Sejarah

Selain keberhasilan lolos ke babak berikutnya, pertandingan ini juga menjadi momen bersejarah bagi Yuto Nagatomo.

Load More