- Timnas Jepang lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menahan imbang Swedia 1-1 di Dallas Stadium.
- Hasil imbang tersebut memperpanjang rekor tak terkalahkan Jepang saat menghadapi tim Eropa menjadi 11 pertandingan secara beruntun.
- Pemain senior Yuto Nagatomo mencetak sejarah sebagai pesepak bola Asia pertama yang tampil di lima edisi Piala Dunia.
Suara.com - Timnas Jepang kembali membuktikan diri sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola Asia di panggung dunia.
Samurai Biru memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah bermain imbang 1-1 melawan Swedia pada laga terakhir Grup F.
Hasil yang diraih di Dallas Stadium, Jumat (26/6/2026) waktu setempat, tidak hanya mengantar Jepang lolos ke fase gugur.
Mereka juga memperpanjang rekor impresif menjadi 11 pertandingan beruntun tanpa kekalahan saat menghadapi tim asal Eropa.
Berdasarkan data Opta, catatan tersebut menjadi rekor tak terkalahkan terpanjang Jepang melawan wakil Benua Biru sepanjang sejarah.
Dalam rentang itu, Jepang mencatat delapan kemenangan dan tiga hasil imbang.
Jepang Tunjukkan Mentalitas Kuat di Dallas
Pertandingan berlangsung sengit sejak menit pertama karena kedua tim sama-sama memburu tiket otomatis ke fase gugur.
Setelah babak pertama berakhir tanpa gol, Jepang berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-56.
Baca Juga: Meski Pulang dengan Satu Poin, Qatar Tetap Layak Dilabeli Badut Asia di Pentas Piala Dunia Kali Ini
Daizen Maeda mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan umpan terobosan akurat dari Ritsu Doan.
Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Enam menit berselang, Anthony Elanga mencetak gol spektakuler melalui tembakan jarak jauh yang gagal dijangkau kiper Zion Suzuki.
Di penghujung laga, Zion Suzuki tampil sebagai penyelamat Jepang.
Kiper berusia 24 tahun itu melakukan penyelamatan penting untuk menggagalkan peluang emas Alexander Isak dan memastikan Samurai Biru membawa pulang satu poin berharga.
Yuto Nagatomo Cetak Sejarah
Selain keberhasilan lolos ke babak berikutnya, pertandingan ini juga menjadi momen bersejarah bagi Yuto Nagatomo.
Berita Terkait
-
Yuto Nagatomo Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di 5 Edisi
-
Jerman Tumbang dari Ekuador di Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Murka Soroti Disiplin Pemain
-
Jepang Ukir Rekor Spesial di Piala Dunia 2026 Usai Lolos ke Babak 32 Besar
-
Klasemen Akhir Grup E Piala Dunia 2026: Jerman Juara Grup, Pantai Gading Cetak Sejarah
-
Prediksi Uruguay vs Spanyol: Taktik Bielsa dan De la Fuente Demi Juara Grup
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan