- Serial Captain Tsubasa karya Yoichi Takahashi sejak 1981 menjadi simbol kekaguman Jepang terhadap budaya sepak bola Brasil.
- Manga Blue Lock menginspirasi program pencarian bakat global Federasi Sepak Bola Jepang untuk menjaring pemain keturunan.
- Dampak nyata budaya populer terlihat pada pemain seperti Zion Suzuki yang mewujudkan ambisi besar melalui sepak bola.
Suara.com - Fenomena Captain Tsubasa kembali ramai diperbincangkan jelang duel Jepang vs Brasil di babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Di Brasil, serial captain Tsubasa dikenal dengan nama Super Campeões.
Ada satu hal menarik yang kemudian dibahas tentang serial Captain Tsubasa jelang pertandingan Brasil vs Jepang.
Banyak warganet mengingat adegan ikonik episode terakhir yang menggambarkan pertemuan kedua tim, namun berakhir tepat saat laga dimulai.
Anime yang diciptakan Yoichi Takahashi pada 1981 itu lahir saat Jepang bahkan belum memiliki liga profesional.
Baru pada 1991, J-League resmi berdiri, menandai awal perkembangan serius sepak bola di negara tersebut.
Tokoh utama Tsubasa Ozora digambarkan memiliki kedekatan dengan Brasil, termasuk mentor bernama Roberto Hongo dan pengalaman bermain di Sao Paulo.
Relasi ini mencerminkan kekaguman Jepang terhadap sepak bola Brasil, yang saat itu menjadi simbol puncak permainan indah.
Nah menariknya tidak hanya Captain Tsubasa yang jadi bukti kekaguman Jepang pada seni sepak bola indah ala Brasil.
Baca Juga: Bak Serial Anime! Laga Jepang vs Brazil Jadi Warna di Piala Dunia 2026
Ada juga serial Blue Lock. Jika Captain Tsubasa berbicara tentang mimpi, maka Blue Lock mencerminkan ambisi nyata untuk menjadi juara dunia.
Karya Muneyuki Kaneshiro ini lahir setelah Jepang tersingkir dari Belgia di Piala Dunia 2018.
Ceritanya mengikuti proyek ekstrem untuk menciptakan striker terbaik Jepang melalui kompetisi 300 pemain muda.
Blue Lock menekankan mentalitas egois sebagai kunci mencetak gol, namun tetap menyoroti pentingnya kolektivitas, cerminan gaya bermain Jepang modern yang disiplin dan terstruktur.
Kesuksesan Blue Lock tidak berhenti di dunia fiksi.
Federasi Sepak Bola Jepang meluncurkan program pencarian bakat global yang terinspirasi langsung dari manga tersebut.
Berita Terkait
-
Bak Serial Anime! Laga Jepang vs Brazil Jadi Warna di Piala Dunia 2026
-
Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026, Zico: Kalau Vinicius Cs Kalah Saya Tidak Sedih
-
Neymar Hamburkan Rp17 Miliar di Piala Dunia 2026, Beli Jam Mewah di New York
-
Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Duel Nyata ala Captain Tsubasa
-
Pria Jepang Jadi 'Pahlawan' di Stadion, Tapi 'Beban' di Rumah Tangga
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana