- Gelandang Manchester United, Manuel Ugarte, mengalami cedera ligamen lutut saat membela Uruguay melawan Spanyol di Piala Dunia 2026.
- Tim medis Manchester United saat ini masih melakukan pemeriksaan lanjutan untuk menentukan program perawatan serta durasi pemulihan cedera.
- Cedera tersebut terjadi saat Uruguay tersingkir dari Piala Dunia 2026 setelah gagal meraih kemenangan sepanjang babak fase grup.
Suara.com - Gelaran Piala Dunia 2026 meninggalkan luka mendalam bagi Manchester United setelah gelandang andalannya, Manuel Ugarte, dilaporkan mengalami cedera serius.
Pemain timnas Uruguay itu harus ditandu keluar lapangan sambil menahan rasa sakit saat membela negaranya menghadapi Spanyol pada laga pamungkas fase grup.
Pihak Manchester United mengonfirmasi bahwa Ugarte mengalami masalah pada ligamen lutut dalam pertandingan yang berakhir dengan kemenangan 1-0 untuk Spanyol.
Insiden tersebut terjadi pada babak pertama ketika Uruguay tengah berjuang menjaga asa lolos ke babak gugur.
Pemeriksaan Medis Masih Berlangsung
Hingga kini, tim medis Manchester United masih melakukan pemeriksaan lanjutan untuk mengetahui tingkat keparahan cedera yang dialami gelandang berusia 25 tahun tersebut.
Klub yang bermarkas di Old Trafford itu juga belum dapat memastikan berapa lama Ugarte harus menepi dari lapangan.
"Penilaian terhadap cedera sedang berlangsung untuk menentukan program perawatan terbaik dan jangka waktu rehabilitasi," tulis Manchester United dalam pernyataan resminya.
Seluruh elemen klub kini memberikan dukungan penuh agar proses pemulihan sang pemain berjalan dengan baik.
Baca Juga: Statistik Miris Afsel Usai Didepak Kanada dari Piala Dunia 2026: Cuma Satu Tembakan Tepat Sasaran!
"Semua orang mendoakan Manuel agar sukses dalam pemulihannya dan kami akan mendukungnya di setiap langkah perjalanannya," lanjut pernyataan tersebut.
Uruguay Gagal Total, Masa Depan Ugarte Diselimuti Tanda Tanya
Cedera Ugarte melengkapi kekecewaan Uruguay yang harus angkat koper lebih awal dari Piala Dunia 2026.
La Celeste gagal meraih satu pun kemenangan di fase grup. Mereka hanya mengoleksi dua poin hasil imbang melawan Arab Saudi dan Cape Verde.
Kegagalan tersebut diperkirakan akan memicu evaluasi besar-besaran dalam skuad Uruguay.
Bagi Ugarte, situasi ini semakin berat karena ia harus menjalani pemulihan saat rekan-rekannya mengakhiri turnamen lebih cepat dari harapan.
Berita Terkait
-
Presiden Korea Selatan Ikut Kritik Hong Myung-bo, Pelatih Taeguk Warriors Resmi Mengundurkan Diri
-
Semangat Tak Kenal Usia, Craig Gordon Jadi Kiper Tertua di Piala Dunia 2026
-
Carlo Ancelotti Ogah Ladeni Psywar Jepang, Fokus Bawa Brasil ke 16 Besar Piala Dunia 2026
-
4 Fakta Menarik Jelang Bentrok Brasil vs Jepang, Rasanya Seperti Final Piala Dunia 2026
-
Pemain Termuda di Piala Dunia 2026, Gilberto Mora: Wonderkid Asal Meksiko
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
-
Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026
-
Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina
-
Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar
-
Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi
-
4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil