- Takefusa Kubo dipastikan absen membela timnas Jepang melawan Brasil di babak 32 besar Piala Dunia 2026 karena cedera.
- Pelatih Hajime Moriyasu tetap optimistis Jepang mampu memberikan perlawanan maksimal meski kehilangan pemain kunci dan menghadapi tim unggulan.
- Jepang menyiapkan strategi khusus termasuk menentukan sendiri urutan eksekutor penalti guna mengantisipasi kemungkinan laga berakhir imbang hingga babak tambahan.
"Brasil selalu menjadi tim unggulan, mereka memiliki peluang yang sangat bagus untuk menang, namun kami akan bermain dengan pemikiran itu," tegasnya.
"Kami akan menghormati lawan, tetapi seperti tahun lalu kami tidak diberi peluang untuk menang. Kami ingin mengubah sejarah," tutur Moriyasu.
Jepang Antisipasi Adu Penalti
Selain menyiapkan strategi menghadapi Brasil, Moriyasu juga mengantisipasi kemungkinan laga harus ditentukan melalui adu penalti.
Jepang masih menyimpan kenangan pahit saat tersingkir lewat adu penalti melawan Kroasia pada babak 16 besar Piala Dunia 2022 di Qatar.
Belajar dari pengalaman tersebut, Moriyasu telah menyiapkan pendekatan berbeda.
"Ketika saatnya tiba bahwa adu penalti sangat mungkin terjadi, saya sendiri yang akan menentukan urutan penendangnya," jelas Moriyasu.
"Daripada para pemain mengajukan diri secara sukarela seperti terakhir kali, saya yang akan membuat keputusan siapa yang akan mengambil tendangan," pungkasnya.
Apabila berhasil menyingkirkan Brasil, Jepang akan menghadapi pemenang pertandingan Pantai Gading kontra Norwegia pada babak 16 besar.
Baca Juga: 4 Fakta Menarik Jelang Bentrok Brasil vs Jepang, Rasanya Seperti Final Piala Dunia 2026
Laga tersebut dijadwalkan berlangsung di New York New Jersey Stadium pada 5 Juli mendatang.
Dukungan publik Jepang diharapkan menjadi suntikan semangat bagi Samurai Biru untuk melangkah lebih jauh dan kembali mencetak sejarah di Piala Dunia 2026.
Berita Terkait
-
Uruguay Angkat Koper dari Piala Dunia 2026, Manchester United yang Ketiban Sial
-
Presiden Korea Selatan Ikut Kritik Hong Myung-bo, Pelatih Taeguk Warriors Resmi Mengundurkan Diri
-
Semangat Tak Kenal Usia, Craig Gordon Jadi Kiper Tertua di Piala Dunia 2026
-
Carlo Ancelotti Ogah Ladeni Psywar Jepang, Fokus Bawa Brasil ke 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Pemain Termuda di Piala Dunia 2026, Gilberto Mora: Wonderkid Asal Meksiko
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Jelang Hadapi Argentina, Kapten Cape Verde Ryan Mendes Tersandung Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Dua Dekade Berlalu, Timnas Jepang Kini Lebih dari Siap Revans Brasil di Piala Dunia 2026
-
Sudah Sepakat dengan Persija, Persib Dilaporkan Tikung Mariano Peralta
-
Brasil vs Jepang, Ancelotti Berharap Lebih pada Neymar
-
Nagelsmann Tegaskan Jerman Tak Boleh Ulangi Kesalahan Lawan Ekuador saat Hadapi Paraguay
-
Uruguay Angkat Koper dari Piala Dunia 2026, Manchester United yang Ketiban Sial
-
Presiden Korea Selatan Ikut Kritik Hong Myung-bo, Pelatih Taeguk Warriors Resmi Mengundurkan Diri
-
Lewat Laga Dramatis, Kudus Juara MilkLife Soccer Challenge All-Stars
-
Carlo Ancelotti Ogah Ladeni Psywar Jepang, Fokus Bawa Brasil ke 16 Besar Piala Dunia 2026
-
4 Fakta Menarik Jelang Bentrok Brasil vs Jepang, Rasanya Seperti Final Piala Dunia 2026