Bola / Bola Dunia
Senin, 29 Juni 2026 | 12:55 WIB
Hajime Moriyasu, pelatih Timnas Jepang akui skuad Garuda berkembang pesat. (Instagram/1hajimem)
Baca 10 detik
  • Takefusa Kubo resmi absen membela Jepang melawan Brasil karena cedera yang belum pulih.

  • Pelatih Hajime Moriyasu optimistis Jepang mampu mencetak sejarah baru dengan menumbangkan Brasil.

  • Moriyasu akan menentukan langsung urutan penendang penalti untuk menghindari kegagalan masa lalu.

"Kami berharap bisa bermain dengan cara yang sama dalam pertandingan babak 32 besar ini. Dunia sedang melihat kami."

Selain strategi waktu normal, Jepang juga mempersiapkan diri dengan matang jika laga harus diselesaikan lewat babak tos-tosan. Langkah ini diambil demi menghapus trauma kelam Piala Dunia 2022 saat mereka disingkirkan oleh Kroasia.

Moriyasu menegaskan tidak akan memakai metode lama yang membebaskan pemain mengambil keputusan sendiri di titik putih. Penentuan algojo penalti sepenuhnya berada di bawah kendali mutlak sang juru taktik.

"Ketika saatnya tiba di mana adu penalti sangat mungkin terjadi, saya akan menentukan urutan penendangnya," jelasnya.

"Daripada [para pemain] mengajukan diri secara sukarela, seperti terakhir kali, saya yang akan mengambil keputusan siapa yang akan melakukan tendangan."

Sistem penunjukan langsung ini diharapkan mampu mengurangi beban psikologis yang dipikul oleh para eksekutor di momen krusial. Kedisiplinan taktik dan mental baja akan menjadi kunci utama kelolosan Jepang ke fase berikutnya.

Jika berhasil menundukkan Brasil, Jepang sudah ditunggu oleh pemenang laga antara Pantai Gading melawan Norwegia. Pertandingan babak perempat final tersebut dijadwalkan berlangsung di New York New Jersey Stadium pada 5 Juli mendatang.

Load More