-
Takefusa Kubo resmi absen membela Jepang melawan Brasil karena cedera yang belum pulih.
-
Pelatih Hajime Moriyasu optimistis Jepang mampu mencetak sejarah baru dengan menumbangkan Brasil.
-
Moriyasu akan menentukan langsung urutan penendang penalti untuk menghindari kegagalan masa lalu.
"Kami berharap bisa bermain dengan cara yang sama dalam pertandingan babak 32 besar ini. Dunia sedang melihat kami."
Selain strategi waktu normal, Jepang juga mempersiapkan diri dengan matang jika laga harus diselesaikan lewat babak tos-tosan. Langkah ini diambil demi menghapus trauma kelam Piala Dunia 2022 saat mereka disingkirkan oleh Kroasia.
Moriyasu menegaskan tidak akan memakai metode lama yang membebaskan pemain mengambil keputusan sendiri di titik putih. Penentuan algojo penalti sepenuhnya berada di bawah kendali mutlak sang juru taktik.
"Ketika saatnya tiba di mana adu penalti sangat mungkin terjadi, saya akan menentukan urutan penendangnya," jelasnya.
"Daripada [para pemain] mengajukan diri secara sukarela, seperti terakhir kali, saya yang akan mengambil keputusan siapa yang akan melakukan tendangan."
Sistem penunjukan langsung ini diharapkan mampu mengurangi beban psikologis yang dipikul oleh para eksekutor di momen krusial. Kedisiplinan taktik dan mental baja akan menjadi kunci utama kelolosan Jepang ke fase berikutnya.
Jika berhasil menundukkan Brasil, Jepang sudah ditunggu oleh pemenang laga antara Pantai Gading melawan Norwegia. Pertandingan babak perempat final tersebut dijadwalkan berlangsung di New York New Jersey Stadium pada 5 Juli mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali