- Timnas Argentina akan menghadapi Cape Verde pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Hard Rock Stadium, Miami.
- Pelatih Lionel Scaloni mewaspadai kekuatan Cape Verde yang terbukti mampu menyulitkan tim besar sepanjang fase grup turnamen.
- Pertandingan babak gugur tersebut dijadwalkan berlangsung Sabtu dini hari WIB di tengah tantangan cuaca panas yang kurang ideal.
Suara.com - Timnas Argentina tidak ingin terlena dengan status favorit saat menghadapi Cape Verde pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Pelatih Lionel Scaloni menegaskan bahwa timnya harus tetap waspada karena lawan yang akan dihadapi memiliki kualitas untuk memberikan kejutan.
La Albiceleste melangkah ke fase gugur dengan performa sempurna. Sang juara bertahan keluar sebagai pemuncak Grup J setelah menyapu bersih tiga pertandingan, dimulai dengan kemenangan 3-0 atas Aljazair, dilanjutkan hasil 2-0 melawan Austria, dan ditutup kemenangan 3-1 atas Yordania.
Di sisi lain, perjalanan Cape Verde menjadi salah satu kisah menarik pada fase grup.
Tim berjuluk Tubarões Azuis itu berhasil lolos sebagai runner-up Grup H meski tidak sekalipun meraih kemenangan. Mereka mengoleksi tiga hasil imbang saat menghadapi Spanyol, Uruguay, dan Arab Saudi.
Bagi Scaloni, pencapaian tersebut justru menunjukkan bahwa Cape Verde bukan tim yang bisa dianggap enteng. Ia menilai lawannya mampu menyulitkan tim-tim besar, termasuk Spanyol yang gagal mencetak gol saat kedua tim bertemu.
“Mereka tim yang bagus, mereka telah mempersulit ketiga lawan mereka. Mereka lawan yang tangguh, mereka akan mempersulit kami karena mereka sudah melakukannya pada Spanyol,” kata Lionel Scaloni dikutip dari TyC Sports.
“Berdasarkan apa yang kami lihat di Piala Dunia ini, kami harus berhati-hati. Mereka tim yang cepat, berkualitas, dan bagus,” sambung dia.
Scaloni menegaskan, anak asuhnya tidak boleh lengah hanya karena berstatus unggulan. Menurutnya, setiap tim yang berhasil lolos ke fase gugur memiliki peluang yang sama untuk menciptakan kejutan.
Baca Juga: Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
Selain mengantisipasi kekuatan Cape Verde, pelatih berusia 48 tahun itu juga menyoroti faktor cuaca yang diprediksi akan menjadi tantangan tersendiri.
Argentina dijadwalkan menghadapi Cape Verde di Hard Rock Stadium, Miami, pada Jumat (3/7/2026) waktu setempat atau Sabtu (4/7/2026) dini hari WIB.
Pertandingan tersebut dimainkan pada waktu yang diperkirakan masih menyisakan suhu panas, kondisi yang dinilai kurang ideal bagi kedua tim.
Meski demikian, Scaloni enggan menjadikannya sebagai alasan.
“Kami akan bermain dalam cuaca yang sangat panas, pada waktu yang sulit dipahami, tetapi semua orang pernah bermain jadi kami tidak bisa mengeluh,” ujar Scaloni.
Dengan rekor sempurna di fase grup, Argentina memang lebih diunggulkan untuk melangkah ke babak 16 besar.
Namun, kewaspadaan tinggi yang ditunjukkan Scaloni menjadi bukti bahwa La Albiceleste tidak ingin mengulangi kesalahan banyak tim besar yang tersandung oleh lawan yang dianggap kurang diunggulkan di Piala Dunia 2026.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil
-
Belanda vs Maroko: Ronald Koeman Janji Oranje Tetap Tampil Ofensif
-
Kondisi Jepang Jelang Lawan Brasil, Punya Lebih Dari Cukup Modal Bawa Kemenangan
-
Jelang Hadapi Argentina, Kapten Cape Verde Ryan Mendes Tersandung Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Dua Dekade Berlalu, Timnas Jepang Kini Lebih dari Siap Revans Brasil di Piala Dunia 2026
-
Sudah Sepakat dengan Persija, Persib Dilaporkan Tikung Mariano Peralta
-
Brasil vs Jepang, Ancelotti Berharap Lebih pada Neymar