Bola / Bola Dunia
Senin, 29 Juni 2026 | 14:52 WIB
Pelatih Lionel Scaloni menegaskan bahwa timnya harus tetap waspada Tanjung Verde karena lawan yang akan dihadapi memiliki kualitas untuk memberikan kejutan. [@telefe]
Baca 10 detik
  • Timnas Argentina akan menghadapi Cape Verde pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Hard Rock Stadium, Miami.
  • Pelatih Lionel Scaloni mewaspadai kekuatan Cape Verde yang terbukti mampu menyulitkan tim besar sepanjang fase grup turnamen.
  • Pertandingan babak gugur tersebut dijadwalkan berlangsung Sabtu dini hari WIB di tengah tantangan cuaca panas yang kurang ideal.

Suara.com - Timnas Argentina tidak ingin terlena dengan status favorit saat menghadapi Cape Verde pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Pelatih Lionel Scaloni menegaskan bahwa timnya harus tetap waspada karena lawan yang akan dihadapi memiliki kualitas untuk memberikan kejutan.

La Albiceleste melangkah ke fase gugur dengan performa sempurna. Sang juara bertahan keluar sebagai pemuncak Grup J setelah menyapu bersih tiga pertandingan, dimulai dengan kemenangan 3-0 atas Aljazair, dilanjutkan hasil 2-0 melawan Austria, dan ditutup kemenangan 3-1 atas Yordania.

Di sisi lain, perjalanan Cape Verde menjadi salah satu kisah menarik pada fase grup.

Tim berjuluk Tubarões Azuis itu berhasil lolos sebagai runner-up Grup H meski tidak sekalipun meraih kemenangan. Mereka mengoleksi tiga hasil imbang saat menghadapi Spanyol, Uruguay, dan Arab Saudi.

Pertandingan antara Arab Saudi melawan Tanjung Verde di fase grup Piala Dunia 2026 (dok. FIFA)

Bagi Scaloni, pencapaian tersebut justru menunjukkan bahwa Cape Verde bukan tim yang bisa dianggap enteng. Ia menilai lawannya mampu menyulitkan tim-tim besar, termasuk Spanyol yang gagal mencetak gol saat kedua tim bertemu.

“Mereka tim yang bagus, mereka telah mempersulit ketiga lawan mereka. Mereka lawan yang tangguh, mereka akan mempersulit kami karena mereka sudah melakukannya pada Spanyol,” kata Lionel Scaloni dikutip dari TyC Sports.

“Berdasarkan apa yang kami lihat di Piala Dunia ini, kami harus berhati-hati. Mereka tim yang cepat, berkualitas, dan bagus,” sambung dia.

Scaloni menegaskan, anak asuhnya tidak boleh lengah hanya karena berstatus unggulan. Menurutnya, setiap tim yang berhasil lolos ke fase gugur memiliki peluang yang sama untuk menciptakan kejutan.

Baca Juga: Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan

Selain mengantisipasi kekuatan Cape Verde, pelatih berusia 48 tahun itu juga menyoroti faktor cuaca yang diprediksi akan menjadi tantangan tersendiri.

Argentina dijadwalkan menghadapi Cape Verde di Hard Rock Stadium, Miami, pada Jumat (3/7/2026) waktu setempat atau Sabtu (4/7/2026) dini hari WIB.

Pertandingan tersebut dimainkan pada waktu yang diperkirakan masih menyisakan suhu panas, kondisi yang dinilai kurang ideal bagi kedua tim.

Meski demikian, Scaloni enggan menjadikannya sebagai alasan.

“Kami akan bermain dalam cuaca yang sangat panas, pada waktu yang sulit dipahami, tetapi semua orang pernah bermain jadi kami tidak bisa mengeluh,” ujar Scaloni.

Dengan rekor sempurna di fase grup, Argentina memang lebih diunggulkan untuk melangkah ke babak 16 besar.

Namun, kewaspadaan tinggi yang ditunjukkan Scaloni menjadi bukti bahwa La Albiceleste tidak ingin mengulangi kesalahan banyak tim besar yang tersandung oleh lawan yang dianggap kurang diunggulkan di Piala Dunia 2026.

Load More