Bola / Bola Dunia
Kamis, 02 Juli 2026 | 06:43 WIB
Harry Kane mencetak dua gol saat Inggris menang 2-1 atas RD Kongo di Piala Dunia 2026. Sang kapten tetap rendah hati dan kini fokus menghadapi Meksiko di 16 besar. [Dok. England]
Baca 10 detik
  • Dua gol Harry Kane meloloskan Inggris ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.

  • Inggris sempat tertinggal lebih dulu oleh gol cepat pemain Kongo, Brian Cipenga.

  • Skuad Tiga Singa selanjutnya akan menghadapi tantangan berat melawan tuan rumah Meksiko.

Suara.com - Ketajaman Harry Kane berhasil menyelamatkan Timnas Inggris dari petaka babak gugur Piala Dunia 2026. Dua gol telat sang kapten sukses membalikkan kedudukan sekaligus menghentikan perlawanan gigih Republik Demokrasi Kongo.

Mentalitas pantang menyerah kini menjadi modal utama Tiga Singa untuk mengarungi fase krusial turnamen. Kemenangan dramatis ini membuktikan bahwa Inggris tidak lagi sekadar mengandalkan reputasi besar di atas kertas.

Ketergantungan terhadap satu bintang mulai terkikis setelah seluruh elemen tim dipaksa mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Kolektivitas permainan menjadi kunci utama saat taktik awal tidak berjalan mulus di lapangan.

Timnas Inggris harus puas bermain imbang 0-0 melawan Ghana dalam kedua Grup L Piala Dunia 2026 di Stadion Boston, Amerika Serikat pada Rabu (24/6/2026) dini hari WIB. [AP Photo/Petr David Josek]

"Siapa pun bisa memiliki momen sebagai pahlawan, dan hari ini giliran saya. Sepanjang pekan kami juga berbicara untuk tetap menjadi diri sendiri," ujar Kane seperti dikutip laman FIFA, Kamis (2/7/2026).

Perubahan strategi pada paruh kedua terbukti ampuh membongkar pertahanan rapat yang digalang oleh para pemain belakang lawan. Kreativitas lini tengah Inggris mulai hidup dan mengalirkan bola-bola matang ke jantung pertahanan musuh.

Meski berhasil lolos dari lubang jarum, performa lini belakang Tiga Singa tetap menyisakan catatan merah yang cukup serius. Kelengahan pada menit-menit awal hampir saja membuyarkan mimpi besar mereka di ajang bergengsi ini.

Sang kapten menyadari bahwa performa timnya masih jauh dari kata sempurna untuk bisa mengangkat trofi juara. Fleksibilitas taktik dan konsentrasi penuh sepanjang laga menjadi hal yang tidak bisa ditawar lagi.

"Rasanya hebat sekali. Pertandingan yang benar-benar gila. Mereka adalah tim yang tangguh dan setelah jeda minum pertama kami bermain jauh lebih baik. Kiper mereka melakukan sejumlah penyelamatan yang luar biasa," kata Kane.

Stamina dan fisik para pemain Inggris akan diuji lebih berat pada pertandingan-pertandingan selanjutnya. Manajemen rotasi pemain kini berada di tangan pelatih untuk menjaga kedalaman skuad tetap bugar.

Baca Juga: Rekor Gila Harry Kane: Sah Lampaui Koleksi Gol Pele di Piala Dunia!

Kemenangan tipis ini memberikan pelajaran berharga mengenai ketatnya persaingan di level tertinggi sepak bola dunia. Tidak ada lagi tim lemah yang bisa dipandang sebelah mata dalam fase hidup mati.

Sektor penyerangan Inggris wajib tampil lebih klinis demi memanfaatkan sekecil apa pun peluang yang tercipta. Efektivitas di depan gawang akan menjadi pembeda utama saat menghadapi tim dengan pertahanan berlapis.

"Namun, di fase gugur seperti ini yang terpenting adalah bisa lolos. Kami sudah memasuki tahap turnamen ketika Anda harus berjuang keras untuk meraih kemenangan, dan itulah yang kami lakukan hari ini," ucapnya.

Laga ini menjadi latar belakang penting mengingat Inggris sempat tertinggal akibat gol cepat Brian Cipenga pada menit ketujuh. Ketertinggalan tersebut sempat membuat kepanikan melanda kubu perwakilan Eropa sebelum bangkit di akhir laga.

Keberhasilan membalikkan keadaan lewat gol Kane pada menit ke-75 dan ke-86 memastikan tiket berharga mereka. Hasil dramatis 2-1 dalam babak 32 besar ini resmi membawa Inggris melaju ke babak 16 besar.

Tantangan yang jauh lebih besar kini sudah menanti Inggris di fase berikutnya. Mereka dijadwalkan akan langsung bersua dengan sang tuan rumah, Meksiko, dalam perebutan tiket perempat final.

Load More