Bola / Bola Dunia
Kamis, 02 Juli 2026 | 10:53 WIB
Habib Diarra mengaku hancur setelah Senegal kalah dramatis 2-3 dari Belgia di Piala Dunia 2026. Sempat unggul 2-0, Singa Teranga tersingkir secara tragis. [Dok. FIFA]
Baca 10 detik
  • Timnas Belgia mengalahkan Senegal dengan skor 3-2 pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Lumen Field.
  • Senegal sempat unggul dua gol, namun gagal mempertahankan keunggulan setelah Belgia mencetak tiga gol di menit akhir.
  • Kekalahan ini membuat langkah Senegal terhenti di fase gugur, sementara Belgia melaju ke babak 16 besar turnamen.

Suara.com - Gelandang Timnas Senegal, Habib Diarra, mengungkapkan rasa kecewa yang mendalam setelah timnya disingkirkan Belgia secara dramatis pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Bertanding di Stadion Lumen Field, Seattle, Singa Teranga sebenarnya sempat berada di atas angin setelah unggul dua gol tanpa balas.

Namun, kemenangan yang sudah di depan mata sirna setelah Belgia melancarkan comeback dramatis pada menit-menit akhir pertandingan dan akhirnya menang 3-2.

Diarra mengaku kecewa karena penampilan apik Senegal sepanjang laga gagal berbuah tiket ke babak berikutnya.

"Kami kecewa, kami memiliki babak pertama yang bagus, tapi itu tidak cukup," ujar Habib Diarra, dikutip dari laman resmi FIFA, Kamis (2/7/2026).

Unggul Dua Gol, Senegal Gagal Menjaga Keunggulan

Belgia menang dramatis 3-2 atas Senegal di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Penalti Youri Tielemans pada menit 120+5 memastikan De Rode Duivels lolos ke 16 besar. [Dok. FIFA]

"Sebuah pertandingan berlangsung 90 menit, dan (hasil ini membuat) kami hancur," lanjut Diarra.

Pemain berusia 22 tahun itu sempat menjadi pahlawan Senegal lewat gol pembuka pada menit ke-25.

Diarra sukses memanfaatkan bola muntah hasil sundulan Ismaila Sarr yang membentur tiang gawang Belgia.

Baca Juga: Argentina Dituding Anak Emas dan Dapat Jalur Lawan Lebih Mudah, Benarkah?

Keunggulan Senegal bertambah pada awal babak kedua setelah Ismaila Sarr mencetak gol indah untuk mengubah skor menjadi 2-0.

Namun, memasuki 10 menit terakhir waktu normal, pertahanan Senegal mulai kehilangan konsentrasi.

Belgia Bangkit, Penalti Jadi Penentu

Romelu Lukaku membuka asa Belgia lewat gol pada menit ke-86 sebelum Youri Tielemans menyamakan kedudukan tiga menit berselang.

Gol tersebut membuat momentum sepenuhnya beralih ke kubu Belgia yang tampil lebih agresif pada babak perpanjangan waktu.

Drama mencapai puncaknya pada menit ke-120+5 ketika wasit memberikan hadiah penalti kepada Belgia setelah meninjau pelanggaran Lamine Camara terhadap Tielemans melalui Video Assistant Referee (VAR).

Load More