- Media Kroasia menilai performa Cristiano Ronaldo yang menurun justru memberikan keuntungan bagi tim nasional Kroasia saat bertanding.
- Portugal tetap diwaspadai karena memiliki lini tengah dan bek sayap berkualitas tinggi untuk menghadapi laga Piala Dunia 2026.
- Pertandingan babak 32 besar ini berpotensi menjadi penampilan terakhir bagi Cristiano Ronaldo dan Luka Modric di Piala Dunia.
Suara.com - Jelang duel panas Portugal kontra Kroasia di babak 32 besar Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo mendapat sorotan tajam dari media Kroasia.
Harian ternama Jutarnji List bahkan menyebut kehadiran CR7 sebagai starter justru menguntungkan Kroasia.
Dalam ulasannya, media tersebut menilai performa Ronaldo di turnamen ini jauh dari ekspektasi.
“Ronaldo terlihat menjengkelkan, tampil sangat terbatas, bahkan tampak impoten, lemah dan kurang simpatik,” tulis Jutarnji List.
Mereka juga menyoroti dampak permainan Ronaldo terhadap tim.
“Dengan pergerakan yang terbatas, ia memaksa rekan setim menyesuaikan diri, memperlambat permainan. Itu buruk untuk Portugal dan sangat baik untuk kami,” lanjut laporan tersebut.
Meski mengkritik Ronaldo, media Kroasia mengakui kekuatan Portugal justru berada di lini tengah.
Nama-nama seperti Bruno Fernandes, Vitinha, dan Joao Neves disebut sebagai pemain kelas dunia yang bisa menjadi ancaman nyata.
Selain itu, sektor bek sayap Portugal juga mendapat perhatian.
Baca Juga: Virgil Van Dijk Batal Gantung Sepatu? Sosok Arne Slot Jadi Kunci
Joao Cancelo dan Nuno Mendes dinilai memiliki kualitas tinggi, meski lini pertahanan tengah dianggap kurang meyakinkan dan minim kecepatan.
Di kubu Kroasia, optimisme tetap tinggi meski performa belum sepenuhnya stabil.
Luka Modric bersama Mateo Kovacic dan pemain lain diyakini mampu bersaing dengan tim mana pun di dunia.
“Tim ini punya pemain yang bisa melawan siapa saja. Kami bahkan lebih dekat ke perempat final dari yang banyak orang pikirkan,” tulis media tersebut.
Pertandingan ini juga berpotensi menjadi panggung terakhir Ronaldo maupun Modric di Piala Dunia.
Dengan tensi tinggi dan narasi besar di baliknya, laga Portugal vs Kroasia dipastikan menjadi salah satu duel paling dinantikan di babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Berita Terkait
-
Virgil Van Dijk Batal Gantung Sepatu? Sosok Arne Slot Jadi Kunci
-
Out of the Box! Sarina Wiegman Didorong Jadi Pelatih Belanda Gantikan Ronald Koeman
-
Kritik Pedas Toni Kroos: Skuad Jerman Kosong Kualitas, Tak Punya Pembeda di Piala Dunia
-
Tim Favorit Justru Paling Tertekan di Piala Dunia 2026, Benarkah?
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Sisi Lain Bomber Norwegia Antonio Nusa, Ternyata Penulis Buku Best Seller
-
Virgil Van Dijk Batal Gantung Sepatu? Sosok Arne Slot Jadi Kunci
-
Out of the Box! Sarina Wiegman Didorong Jadi Pelatih Belanda Gantikan Ronald Koeman
-
Kritik Pedas Toni Kroos: Skuad Jerman Kosong Kualitas, Tak Punya Pembeda di Piala Dunia
-
Siapa Danilo Santacruz Gonzalez? Eks Timnas Paraguay Rekrutan Asing Pertama Madura United
-
Gabung Persis Solo, Novan Sasongko Usung Target Tinggi untuk Laskar Sambernyawa
-
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas di Gaza, Tentara Israel Dituding Jadi Biang Kerok
-
Kalah Menyakitkan dari Belgia, Ini Ucapan Menyentuh Bek Timnas Senegal Moussa Niakhate
-
Statistik Luka Menalo Bekas Anak Didik Fabio Cannavaro yang Resmi ke Persib
-
Comeback Gila Inggris! Harry Kane Bungkam Kongo, Tuchel Bicara Mental Juara