-
Spanyol lolos ke babak 16 besar Piala Dunia setelah mengalahkan Austria 3-0.
-
Mikel Oyarzabal menjadi pahlawan kemenangan berkat torehan dua gol ke gawang lawan.
-
Spanyol akan menantang pemenang laga antara Portugal menghadapi Kroasia di babak berikutnya.
Suara.com - Timnas Spanyol berhasil mengamankan tiket babak 16 besar Piala Dunia 2026 lewat performa luar biasa. Skuad La Furia Roja tampil dominan dan menghancurkan ambisi Austria dengan skor telak 3-0.
Kemenangan ini membuktikan kesiapan mental Spanyol dalam menghadapi tekanan tinggi di fase gugur. Mereka kini tinggal menunggu pemenang antara Portugal melawan Kroasia untuk bertarung di fase berikutnya.
Ketajaman lini serang yang dimotori Mikel Oyarzabal menjadi pembeda besar dalam laga penentuan ini. Sebaliknya, kekalahan pahit ini memaksa Austria langsung angkat koper lebih awal dari turnamen.
Berikut adalah 4 fakta penting di balik dominasi mutlak Spanyol atas Austria:
1. Brace Spektakuler Mikel Oyarzabal
Mikel Oyarzabal menjadi bintang utama kemenangan Spanyol lewat dua golnya yang sangat klinis. Penyerang andalan ini memecah kebuntuan pada menit ke-36 setelah memanfaatkan umpan tarik Marc Cucurella.
Dominasi Taktik Skuad La Furia Roja
Oyarzabal kemudian melengkapi performa gemilangnya dengan mencetak gol penutup menjelang akhir laga. Gol keduanya pada menit ke-89 tersebut menegaskan statusnya sebagai pahlawan kemenangan tim.
2. Kontribusi Sektor Bek Sayap
Lini pertahanan Spanyol tidak hanya kokoh namun juga sangat aktif membantu serangan. Pedro Porro berhasil mencatatkan namanya di papan skor lewat sundulan terarah pada menit ke-66.
Baca Juga: Oliver Kahn Murka! Tuding Jerman di Piala Dunia 2026 Dihuni Pemain Mental Tempe
Gol Porro tercipta berkat eksekusi umpan silang yang sangat akurat dari Alex Baena. Selain Porro, Marc Cucurella juga tampil impresif dengan menyumbang dua umpan matang untuk Oyarzabal.
3. Ketangguhan Kiper Austria Menahan Gempuran
Skor akhir bisa saja lebih besar jika kiper Austria, Alexander Schlager, tidak tampil gemilang. Schlager berkali-kali menggagalkan peluang emas yang didapatkan oleh Lamine Yamal dan Oyarzabal.
Perjuangan Austria dan Konteks Sejarah
Bahkan pada menit ke-30, Schlager sempat menahan bola rebound sebelum Marc Cucurella mencetak gol yang akhirnya dianulir. Ketangguhannya di bawah mistar gawang sempat membuat frustrasi barisan penyerang Spanyol di awal laga.
4. Kegagalan Respons Taktis Austria
Austria sebenarnya sempat mencoba keluar dari tekanan dan memperkecil ketertinggalan pada babak kedua. Peluang terbaik mereka lahir melalui sundulan Sasa Kalajdzic yang melintas tipis di atas gawang.
Namun, koordinasi pertahanan Spanyol yang dipimpin Unai Simon terlalu rapat untuk ditembus. Kegagalan memanfaatkan momentum tersebut membuat mental bertanding Austria perlahan runtuh menjelang akhir pertandingan.
Pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 ini digelar di Stadion Los Angeles, Amerika Serikat pada Jumat WIB. Laga ini menjadi pembuktian konsistensi Spanyol setelah melewati fase grup yang ketat hingga berhasil melaju ke fase gugur. Bagi Austria, kompetisi tahun ini harus berakhir lebih cepat di fase gugur pertama setelah kalah kelas dari taktik agresif yang diterapkan lawan.
Berita Terkait
-
Invasi Suporter Argentina di Miami! Tiket Selangit dan Ancaman Keamanan Bayangi Laga 32 Besar
-
Mikel Oyarzabal Jadi Pembeda! Spanyol Ungguli Austria 1-0 di Babak 32 Besar
-
Oliver Kahn Murka! Tuding Jerman di Piala Dunia 2026 Dihuni Pemain Mental Tempe
-
Piala Dunia 2026 Diatur? Ada Dugaan FIFA Kunci Argentina sebagai Juara
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba
-
Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar
-
Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya
-
IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik
-
Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh
-
Sultan Syarif Kasim II 'sang Donatur' Sumbang Rp1 Triliun untuk Kemerdekaan Indonesia
-
Harga Minyak Stabil, Pemerintah Janji Neraca Perdagangan Tak Tekor pada Juli
-
Program MBG di Sumsel Sudah Jangkau 2 Juta Penerima, Lalu Mengapa 10 Dapur Masih Disuspensi?
-
Di Balik Kemeriahan Lomba 17-an, Napas Ekonomi Akar Rumput yang Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
BBM Mulai Normal, 47 SPBU di Flores Kembali Beroperasi Setelah Gempa