- Julian Nagelsmann sepakat mengakhiri jabatan sebagai pelatih tim nasional Jerman usai kegagalan di Piala Dunia 2026.
- Kesepakatan pengunduran diri tercapai setelah pertemuan tertutup selama tiga jam dengan petinggi DFB di Frankfurt, Kamis.
- Nagelsmann meninggalkan kursi kepelatihan dengan kompensasi 7 juta euro pasca kekalahan Jerman dari Paraguay di babak 32.
Suara.com - Masa depan Julian Nagelsmann di kursi kepelatihan Timnas Jerman tampaknya menemui titik akhir setelah kegagalan Die Mannschaft di Piala Dunia 2026.
Meski sebelumnya sempat menegaskan ingin bertahan, pelatih berusia 38 tahun itu kini dikabarkan telah sepakat mengakhiri masa jabatannya lebih cepat.
Keputusan tersebut mencuat setelah adanya laporan mengenai pertemuan intensif antara Nagelsmann dan petinggi Federasi Sepak Bola Jerman (DFB).
Melansir laporan surat kabar Jerman, Bild, Nagelsmann setuju meninggalkan jabatannya setelah melakukan pembicaraan tertutup dengan jajaran petinggi DFB.
Kesepakatan untuk mengakhiri kerja sama itu disebut lahir dari sebuah "pertemuan rahasia" yang berlangsung selama tiga jam di markas besar DFB di Frankfurt pada Kamis.
Pertemuan Rahasia dan Kompensasi
Hingga kini, DFB belum memberikan tanggapan resmi terkait permintaan konfirmasi yang diajukan sejumlah media pada Jumat (3/7/2026).
Namun, informasi yang beredar menyebut Nagelsmann didesak mempertimbangkan pengunduran diri secara sukarela demi kepentingan masa depan tim nasional.
Langkah tersebut diambil sebagai bentuk pertanggungjawaban setelah Nagelsmann mempresentasikan evaluasi taktis atas tersingkirnya Jerman di babak 32 besar oleh Paraguay melalui adu penalti.
Baca Juga: Swiss Singkirkan Aljazair 2-0, Granit Xhaka dkk Melaju ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Sebagai bagian dari pemutusan kontrak, Nagelsmann dikabarkan bakal menerima uang kompensasi senilai sekitar 7 juta euro atau setara Rp123 miliar.
Pelatih yang ditunjuk pada 2023 itu pun harus mengubur ambisinya membangun kembali kejayaan sepak bola Jerman lebih cepat dari yang direncanakan.
Jerman Kembali Gagal di Piala Dunia
Kekalahan dari Paraguay di Boston awal pekan ini menambah catatan buruk Jerman di Piala Dunia.
Hasil tersebut menandai kegagalan ketiga secara beruntun bagi Jerman di ajang Piala Dunia setelah sebelumnya juga tersingkir lebih awal pada edisi 2018 dan 2022.
Padahal, publik Jerman sempat menaruh harapan besar kepada Nagelsmann untuk mengembalikan kejayaan Die Mannschaft seperti saat menjuarai Piala Dunia 2014.
Berita Terkait
-
Lagi-lagi, Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Menterang di Timnas Portugal
-
Melempem Lawan Austria, Lamine Yamal Santai: Terpenting Timnas Spanyol Menang!
-
Pasrah dengan Gaya, Ini Ucapan Pelatih Tanjung Verde Jelang Hadapi Argentina
-
Tekuk Kroasia 2-1, Portugal Siap Akhiri Rekor Nirbobol Spanyol di 16 Besar
-
Piala Dunia: Euforia Sepak Bola atau Jerat Judi dan Pemerasan Ekonomi?
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal Ro-Ro dan Penumpang
-
Semarak Kemerdekaan Tak Lagi Ramai di Lapak Pedagang, Penjualan Anjlok hingga 75 Persen
-
Seskab Teddy Indra Wijaya Salahi Aturan di HUT RI ke-81 Gegara Pakai Pin Ini?
-
Siswa Jakarta Diperbolehkan PJJ Besok 18 Agustus, Pemprov DKI: Bukan Wajib atau Larangan
-
Bukan di BKB, Festival Bidar 2026 Justru Ubah Kampung Kapitan Jadi Pusat Keramaian
-
Bukan Cuma Beras, PSI Ungkap 8 Bahan Pangan yang Berhasil Swasembada di Era Prabowo
-
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutan untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran
-
Masih Layakkah Thom Haye Dijuluki The Profesor? Bung Towel Kasih Pernyataan Kontroversial
-
HUT RI, Mahasiswa UGM Turunkan Bendera Setengah Tiang: 81 Tahun Merdeka atau Menderita?
-
Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta