Bola / Bola Dunia
Jum'at, 03 Juli 2026 | 13:46 WIB
Pelatih kepala Tanjung Verde Bubista meluapkan kegembiraan usai pertandingan melawan Arab Saudi pada babak penyisihan Grup H Piala Dunia FIFA 2026 melawan Arab Saudi di Stadion Houston, Houston, Amerika Serikat, Jumat (26/6/2026) waktu setempat. [ANTARA FOTO/Xinhua/Li Ming/hma]
Baca 10 detik
  • Pelatih Bubista akan memimpin tim debutan Tanjung Verde melawan juara bertahan Argentina di Stadion Miami pada 4 Juli 2026.
  • Tanjung Verde mencapai babak 32 besar Piala Dunia 2026 sebagai runner-up grup melalui tiga hasil imbang tanpa kekalahan.
  • Laga ini dianggap sebagai hadiah berharga bagi Tanjung Verde untuk menguji disiplin pertahanan menghadapi Lionel Messi dan timnya.

Suara.com - Pelatih Timnas Tanjung Verde, Bubista nampaknya sadar betul dengan kekuatan timnya jelang melawan Argentina.

Bak langit dan bumi, tim Tango sebagai juara bertahan memang lebih diunggulkan untuk menang pada laga yang akan berlangsung di Stadion Miami, Amerika Serikat (AS), Sabtu (4/7/2026) pukul 05.00 WIB.

Alih-alih membebani skuadnya, Bubista justru menilai laga melawan Lionel Messi dan kawan-kawan sebagai hadiah. 

"Kami memiliki hubungan yang sangat kuat dengan Argentina. Kesempatan bermain melawan mereka adalah hadiah bagi para pemain, tim ini, dan seluruh rakyat kami," kata Bubista, dikutip dari laman resmi FIFA, Jumat (3/7/2026).

Bubista sadar bahwa timnya sedang "menjalani mimpi" luar biasa di panggung Piala Dunia 2026.

Potret Argentina di Piala Dunia 2026 (The Big Lead)

Pasalnya, hanya negaranya yang belum tersingkir dari ajang akbar ini sebagai tim debutan, setelah tiga debutan lainnya, yaitu Curacao, Yordania, dan Uzbekistan tersingkir lebih awal.

Perjalanan Tanjung Verde juga mengejutkan dunia karena mereka mencapai babak 32 besar sebagai runner-up grup tanpa kekalahan, meski juga masih tanpa kemenangan, setelah bermain imbang dalam tiga laga, termasuk saat melawan Spanyol dengan skor 0-0.

Dengan koleksi tiga poin, negara dari benua Afrika itu berada di bawah Spanyol yang menjadi juara Grup H dengan tujuh poin, lalu ada di atas Uruguay dan Arab Saudi di posisi ketiga dan keempat.

"Kami memang sedang menjalani mimpi, tetapi begitu saat memasuki lapangan kami tidak lagi melihat siapa lawan kami. Kami akan menghadapi pertandingan ini dengan cara yang sama seperti saat melawan Spanyol maupun tim lainnya," kata Bubista.

Baca Juga: Prediksi Argentina vs Tanjung Verde: Hiu Biru Butuh Keajaiban?

Selama sepekan terakhir, Bubista mengaku mempelajari seluruh pertandingan Argentina di Grup J, termasuk enam gol Lionel Messi yang menjadi bagian penting dari analisisnya.

Enam gol itu menempatkan Messi, juga bersama Kylian Mbappe dari Prancis, sebagai pencetak gol terbanyak sementara Piala Dunia 2026.

"Bagi kami merupakan kehormatan besar bisa menghadapi pemain yang dianggap banyak orang sebagai yang terbaik sepanjang masa," ujar pelatih 56 tahun itu.

Messi bukan hanya menentukan hasil pertandingan, tetapi juga mengendalikan ritme permainan. Ia didukung pergerakan cerdas Julian Alvarez, Alexis Mac Allister, dan Rodrigo De Paul yang saling melengkapi dengan sangat baik.

Kombinasi itu membuat Argentina tiba di babak 32 besar dengan permainan yang sangat matang. Karena itu, lini pertahanan Tanjung Verde dituntut tampil lebih disiplin dibanding sebelumnya. Mereka harus merebut bola secara kolektif sebelum melancarkan serangan balik cepat.

[ANTARA]

Load More