Bola / Bola Dunia
Sabtu, 04 Juli 2026 | 08:20 WIB
Pelatih Mesir Hossam Hassan mengibarkan bendera Palestina usai timnya lolos ke 16 besar Piala Dunia 2026. Simak pesan solidaritas dan hasil laga kontra Australia. [Dok. X/@demarkesports]
Baca 10 detik
  • Timnas Mesir berhasil melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Australia melalui adu penalti.
  • Pertandingan yang berlangsung di Stadion AT&T, Arlington ini berakhir dengan skor penalti 4-2 untuk kemenangan skuad Mesir.
  • Pelatih Hossam Hassan menunjukkan aksi solidaritas bagi rakyat Palestina dengan membentangkan bendera di lapangan usai laga berakhir.

Suara.com - Timnas Mesir resmi mengamankan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Australia melalui drama adu penalti di Stadion AT&T, Arlington.

Di balik keberhasilan skuad berjuluk The Pharaohs tersebut, aksi emosional pelatih Hossam Hassan menjadi sorotan setelah merayakan kemenangan dengan membentangkan bendera Palestina.

Momen tersebut viral di media sosial dan menarik perhatian publik dunia.

Hassan terlihat mengangkat bendera Palestina di tengah lapangan sebagai bentuk solidaritas terhadap rakyat Palestina.

"Lihatlah betapa bahagianya rakyat Palestina untuk kita, terlepas dari kondisi sulit yang mereka jalani," ujar Hossam Hassan, dikutip dari YSScores.

Timnas Mesir. (fifa.com)

Pelatih asal Mesir itu juga menyampaikan doa bagi para korban konflik di Palestina.

"Kami memohon kepada Tuhan untuk memberikan mereka kemenangan dan merangkul para syuhada mereka dalam rahmat-Nya yang luas," tambah Hossam Hassan.

Mesir Lolos Lewat Drama Adu Penalti

Laga babak 32 besar berlangsung sengit selama 120 menit sebelum Mesir akhirnya menang 4-2 dalam adu penalti.

Baca Juga: Kiper Mesir Syok The Pharaohs Bisa Melaju ke 16 Besar Piala Dunia 2026

Mesir lebih dahulu unggul pada menit ke-13 melalui gol Emam Ashour yang memanfaatkan umpan Karim Hafez.

Namun, Australia menyamakan kedudukan pada menit ke-55 setelah bek Mesir, Mohamed Hany, mencetak gol bunuh diri saat berusaha menghalau bola.

Skor 1-1 bertahan hingga babak tambahan waktu usai. Pada adu penalti, Mesir tampil lebih tenang, sementara dua eksekutor Australia, Harry Souttar dan Lucas Harrington, gagal menjalankan tugasnya.

Aksi Solidaritas Tuai Perhatian

Keberhasilan ini membawa Mesir melaju ke babak 16 besar untuk menghadapi Argentina.

Di luar hasil pertandingan, aksi Hossam Hassan menuai beragam respons di media sosial. Banyak warganet memuji sikap solidaritas yang ia tunjukkan di panggung sepak bola internasional.

Sebagian lainnya menilai tindakan tersebut menjadi pengingat atas situasi kemanusiaan yang tengah berlangsung di Jalur Gaza.

Mesir kini bersiap menghadapi laga berikutnya di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, dengan modal kepercayaan diri tinggi usai menyingkirkan Australia.

Piala Dunia 2026 kembali menunjukkan bahwa sepak bola tidak hanya menghadirkan persaingan di atas lapangan, tetapi juga menjadi panggung bagi berbagai ekspresi dan pesan yang melampaui olahraga.

Load More