- Timnas Australia tersingkir dari Piala Dunia 2026 setelah kalah adu penalti 2-4 melawan Mesir hari Jumat.
- Kekalahan Australia di babak 32 besar memastikan seluruh wakil konfederasi sepak bola Asia telah resmi tereliminasi.
- Hasil pertandingan ini memperpanjang catatan kegagalan Australia dalam memenangkan laga pada fase gugur Piala Dunia sepanjang sejarah.
Suara.com - Timnas Australia resmi mengakhiri perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 sekaligus memupus harapan terakhir publik sepak bola Asia.
Kekalahan menyakitkan melalui drama adu penalti di babak 32 besar memastikan tidak ada lagi wakil Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) yang tersisa di turnamen yang berlangsung di Amerika Utara.
Bertanding pada Jumat waktu setempat, skuad asuhan Tony Popovic dipaksa menyerah 2-4 dalam adu penalti setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit melawan Mesir.
Gelandang andalan Australia, Jackson Irvine, tak mampu menyembunyikan rasa kecewanya atas kegagalan Socceroos melangkah lebih jauh.
"Kalah lewat adu penalti itu menyakitkan," ungkap Jackson Irvine, dikutip dari laman resmi FIFA.
Dukung Rekan Setim yang Gagal Penalti
Meski terpukul, Irvine tetap memberikan apresiasi kepada rekan-rekannya yang berani menjadi eksekutor penalti di tengah tekanan besar.
Menurutnya, keberanian mengambil tanggung jawab setelah bertanding selama 120 menit merupakan bukti mentalitas yang luar biasa.
"Tetapi siapa pun yang memiliki keberanian untuk maju dan mengambil bola itu setelah bermain selama 120 menit menunjukkan keteguhan hati yang luar biasa," sambung Jackson Irvine.
Baca Juga: Spanyol Akhiri Kutukan Fase Gugur Piala Dunia Sejak 2010, Siap Juara Lagi?
Australia sempat tertinggal lebih dulu lewat gol Emam Ashour sebelum mampu menyamakan kedudukan melalui gol bunuh diri bek Mesir, Mohamed Hany.
Namun, nasib buruk menghampiri Socceroos di babak adu penalti setelah Harry Souttar dan Lucas Harrington gagal menjalankan tugas sebagai eksekutor.
Irvine pun meminta publik tidak menyalahkan kedua pemain tersebut.
Menurutnya, kekalahan itu merupakan tanggung jawab seluruh tim yang telah berjuang hingga titik akhir.
"Saya berharap semua orang tetap mendukung mereka dan memberikan dukungan penuh," pinta Jackson Irvine.
"Sejak awal kami sudah mengatakan bahwa kami memiliki tim juara, kekuatan kami terletak pada tim ini," tegas Jackson Irvine.
Berita Terkait
-
Lolos ke Babak 16 Besar, Timnas Mesir Cetak Dua Sejarah Baru di Piala Dunia
-
Hasil Argentina vs Tanjung Verde: Tim Debutan Tahan Lionel Messi Cs 1-1 di Waktu Normal!
-
Kiper Mesir Syok The Pharaohs Bisa Melaju ke 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Drama Adu Penalti di Arlington! Mesir Singkirkan Australia Segel Tiket 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Scaloni Waspadai Pertahanan Tanjung Verde Jelang Duel Babak 32 Besar
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli
-
Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?
-
BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT
-
BRI Perluas Dukungan Pascagempa NTT, Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum Disiapkan
-
Bantu Warga Terdampak Gempa NTT, BRI Bangun Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum
-
Kanker Paru Masih Mematikan, Navigasi Pasien Dibutuhkan untuk Pangkas Waktu Pengobatan
-
Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Peduli Siapkan Posko Logistik dan Dapur Umum
-
BRI Peduli Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT, Tiga Posko Logistik Disiapkan
-
Transaksi Judol Rp2,68 Miliar Terdeteksi di Keluarga Penerima Bansos Jawa Barat
-
Direksi BRI Turun Langsung Pantau Penanganan Gempa NTT dan Kesiapan Posko BRI Peduli