- Neymar resmi pensiun dari Timnas Brasil setelah timnya kalah 1-2 dari Norwegia di Piala Dunia 2026.
- Pertandingan berlangsung di MetLife Stadium pada Minggu (6/7/2026) dan mengakhiri karier internasional Neymar bersama tim Selecao.
- Keputusan pensiun diambil usai Brasil tersingkir di babak 16 besar meskipun Neymar mencetak gol penalti di menit akhir.
Suara.com - Perjalanan Neymar bersama Timnas Brasil resmi berakhir dengan cara yang menyakitkan.
Penyerang berusia 34 tahun itu mengumumkan pensiun dari level internasional setelah Brasil tersingkir secara dramatis di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Brasil harus mengubur mimpi meraih gelar juara dunia keenam setelah takluk 1-2 dari Norwegia di MetLife Stadium, Minggu (6/7/2026). Erling Haaland menjadi mimpi buruk Selecao dengan memborong dua gol kemenangan Norwegia.
Sebelum laga berakhir, Brasil sebenarnya sempat memiliki peluang emas lewat tendangan penalti pada babak pertama.
Namun peluang tersebut gagal dimanfaatkan sehingga menjadi salah satu faktor yang membuat tim asuhan Carlo Ancelotti harus mengangkat koper lebih cepat.
Neymar sendiri baru dimainkan pada menit ke-67 ketika Brasil berusaha mengejar ketertinggalan.
Meski tampil sebagai pemain pengganti, mantan bintang Barcelona itu kesulitan memberi pengaruh besar terhadap tim permainan.
Ia memang sempat mencetak gol melalui titik penalti pada menit ke-96. Namun gol tersebut hanya memperkecil ketertinggalan dan tidak mampu menyelamatkan Brasil dari kehancuran.
Sesaat setelah peluit panjang dibunyikan, Neymar tak mampu menyembunyikan emosinya. Air mata mengalir di wajahnya, sementara sejumlah rekan setim datang mendekat untuk memberikan pelukan dan dukungan.
Baca Juga: Statistik Gila Erling Haaland Usai Bawa Norwegia Permalukan Brasil
Dalam perjalanan meninggalkan stadion, Neymar memastikan bahwa melawan pertandingan Norwegia menjadi laga terakhirnya bersama Timnas Brasil.
"Aku sudah berusaha, aku sudah berusaha. Sekarang semuanya sudah berakhir. Aku mulai di sini, aku selesaikan di sini," kata Neymar dilansir dari Barca News Network.
Pernyataan tersebut memiliki makna emosional tersendiri. Neymar memulai debutnya bersama Brasil saat menghadapi Amerika Serikat pada tahun 2010 di stadion yang sama, sehingga ia merasa perjalanan internasionalnya berakhir di tempat semuanya dimulai.
Keputusan itu menutup karier panjang Neymar bersama Selecao yang memenuhi berbagai pencapaian sekaligus mengecewakan.
Selama membela Brasil, ia sukses mempersembahkan gelar Piala Konfederasi 2013 dan medali emas Olimpiade 2016.
Namun satu target terbesar tak pernah berhasil diwujudkan, yakni membawa Brasil meraih trofi Piala Dunia.
Berita Terkait
-
Statistik Gila Erling Haaland Usai Bawa Norwegia Permalukan Brasil
-
Bukan Diet Biasa, Ini Menu Makan Real Food Erling Haaland yang Bikin Performanya Gacor
-
Portugal vs Spanyol: Seharusnya, Beban Ronaldo Tak Seberat Pertemuan-Pertemuan Sebelumnya
-
Di Balik Pesona Jaguar Meksiko: Mengapa Maskot Piala Dunia 2026 Membawa Pesan Konservasi?
-
Benamkan Kanada, Maroko Buka Peluang Menuju Final Piala Dunia 2026?
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
Terkini
-
Erling Haaland, Kylian Mbappe, Lionel Messi, Siapa Top Skor Piala Dunia 2026?
-
Statistik Gila Erling Haaland Usai Bawa Norwegia Permalukan Brasil
-
Rahasia di Balik Tembok Pertahanan Timnas Argentina: Air Suci dan Kayu Aromatik
-
Persib Kunci Ragnar Oratmangoen 3 Tahun, Sinyal Serius Kuasai Liga dan Asia
-
Emosi Cristiano Ronaldo Meledak, Serang Jurnalis Brasil di Konferensi Pers
-
Paraguay Terapkan Taktik Barbar, Didier Deschamps Kasih Sindiran Pedas
-
Ricuh Jelang Laga! Fans Meksiko Serbu Hotel Inggris, Polisi Tak Mampu Bendung
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Folarin Balogun Lolos dari Skorsing, Gedung Putih Disebut Intervensi FIFA
-
Krisis Lini Depan Argentina: Mengapa Lautaro dan Julian Alvarez Mandul di Piala Dunia 2026?