- Timnas Swiss lolos ke perempat final Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Kolombia melalui adu penalti di Vancouver.
- Keberhasilan menembus delapan besar mengakhiri penantian panjang selama 72 tahun bagi tim nasional sepak bola Swiss.
- Swiss akan menghadapi juara bertahan Argentina di perempat final dengan catatan rekor pertemuan yang belum pernah menang.
“Kupikir ini adalah pencapaian puncak dari generasi saat ini. Semoga saja akan ada lagi generasi berikutnya. Ini generasi istimewa. Kami, para pemain berpengalaman, didorong para pemain muda dan harus menjadi teladan serta menularkan mentalitas bahwa meskipun berasal dari negara kecil, banyak hal yang bisa dicapai.”
Rekor Pertemuan Tak Berpihak kepada Swiss
Meski optimistis, Swiss tetap menghadapi tantangan besar di perempat final. Statistik menunjukkan Der Nati belum pernah meraih kemenangan atas Argentina.
Dari tujuh pertemuan sebelumnya, Swiss menelan lima kekalahan dan hanya mampu meraih dua hasil imbang. Rekor di Piala Dunia pun tidak berpihak kepada mereka karena selalu kalah tanpa mampu mencetak gol dalam dua pertemuan melawan Albiceleste.
Namun, dengan modal kepercayaan diri usai mengakhiri penantian 72 tahun menembus perempat final, Swiss berharap mampu menciptakan kejutan saat menghadapi Lionel Messi dan Argentina.
Berita Terkait
-
Mesir Tuduh Piala Dunia Diseting untuk Argentina: Dunia Memang Tak Adil, Kenapa di Olahraga Juga?
-
Hossam Hassan Ngamuk Mesir Dicurangi, Ada Skenario FIFA Untuk Messi?
-
Lengkap! Daftar 8 Tim dan Jadwal Perempat Final Piala Dunia 2026
-
Lionel Messi Lampaui Diego Maradona, Kembali Ukir Rekor Baru di Piala Dunia 2026
-
Kontroversi VAR Argentina Menang Dramatis, Mesir Kehilangan Keadilan?
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut