- Federasi Sepak Bola Portugal resmi mengakhiri kontrak Roberto Martinez setelah tersingkir pada babak enam belas besar Piala Dunia 2026.
- Jorge Jesus kini menjadi kandidat terkuat untuk menggantikan posisi Roberto Martinez sebagai pelatih kepala tim nasional Portugal yang baru.
- Penunjukan Jorge Jesus berpotensi menentukan masa depan Cristiano Ronaldo di tim nasional berdasarkan rekam jejak kerja sama mereka sebelumnya.
Suara.com - Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) bergerak cepat mencari pelatih baru setelah berpisah dengan Roberto Martinez usai kegagalan di Piala Dunia 2026. Nama Jorge Jesus kini mencuat sebagai kandidat terkuat untuk mengisi kursi pelatih Selecao das Quinas.
Jika penunjukan itu terealisasi, perhatian publik tak hanya tertuju pada sosok pelatih anyar, tetapi juga masa depan sang megabintang, Cristiano Ronaldo.
Pasalnya, Jorge Jesus dan Ronaldo baru saja bekerja sama di klub Arab Saudi, Al Nassr. Kolaborasi keduanya sukses menghadirkan gelar Liga Pro Arab Saudi musim lalu, sehingga membuka peluang reuni di level tim nasional.
Reuni Jorge Jesus dan Cristiano Ronaldo?
Kehadiran Jorge Jesus dinilai bisa menjadi keuntungan bagi Ronaldo. Pelatih berusia 71 tahun itu sudah memahami karakter permainan kapten Portugal tersebut setelah bekerja bersama di level klub.
Meski begitu, hingga kini belum ada kepastian apakah Ronaldo masih akan menjadi bagian dari proyek Portugal menuju kompetisi berikutnya.
FPF sendiri belum mengumumkan secara resmi pengganti Roberto Martinez, tetapi Jorge Jesus disebut berada di posisi terdepan dalam daftar kandidat.
Sementara itu, Roberto Martinez memutuskan mundur setelah Portugal tersingkir di babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai kalah 0-1 dari Spanyol.
Dalam pernyataannya, Martinez mengakui gagal memenuhi target utama yang dibebankan kepadanya.
Baca Juga: Rasisme Cederai Sportivitas Sepak Bola, Menang Tak Harus Menghina Lawan
"Saya datang ke Portugal dengan tujuan memenangkan Piala Dunia. Karena saya gagal mewujudkannya, tidak masuk akal bagi saya untuk terus melanjutkan. Kontrak saya berakhir," ujar Martinez.
FPF juga telah mengonfirmasi berakhirnya kerja sama dengan pelatih asal Spanyol tersebut.
"Federasi Sepak Bola Portugal mengumumkan telah secara resmi mengakhiri hubungan kontrak dengan pelatih tim nasional Roberto Martinez serta staf kepelatihannya," tulis pernyataan resmi FPF.
Portugal Memulai Era Baru
Selama menangani Portugal, Martinez memang sempat mempersembahkan gelar UEFA Nations League 2025. Namun, kegagalan di dua turnamen besar menjadi catatan yang sulit diabaikan.
Portugal tersingkir di perempat final Euro 2024 sebelum kembali gagal memenuhi ekspektasi di Piala Dunia 2026 dengan hanya mencapai babak 16 besar.
Kini, FPF bersiap membuka lembaran baru. Apabila Jorge Jesus resmi ditunjuk, salah satu keputusan pertama yang dinanti publik adalah apakah ia akan tetap menjadikan Cristiano Ronaldo sebagai bagian penting dari proyek Timnas Portugal atau mulai melakukan regenerasi secara bertahap.
Keputusan tersebut diperkirakan akan menjadi salah satu agenda utama Portugal dalam menyongsong agenda internasional berikutnya.
Berita Terkait
-
Legenda Prancis Sebut Permainan Brasil di Piala Dunia 2026 Bikin Muntah
-
Militer Israel Rudal Nobar Piala Dunia 2026 di Gaza, Satu Pekerja Kemanusiaan Tewas
-
FIFA Tolak Banding Prancis! Michael Olise Terancam Absen di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Jorge Jesus Jadi Kandidat Terkuat Pelatih Portugal, Ini Sederet Prestasinya
-
Piala Dunia 2026: Tantang Argentina, Swiss Siap Unjuk Mental Baja
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik