Bola / Bola Indonesia
Kamis, 16 Juli 2026 | 07:00 WIB
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir dan Presiden FIFA, Gianni Infantino (pssi.org)
Baca 10 detik
  • Sejumlah petinggi UEFA mendorong pergantian kepemimpinan FIFA menyusul melemahnya kepercayaan terhadap presiden saat ini, Gianni Infantino.
  • Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, berpeluang mencalonkan diri sebagai Presiden FIFA jika mampu memenuhi persyaratan administratif dan dukungan.
  • Calon Presiden FIFA wajib memiliki pengalaman sepak bola aktif serta lolos pemeriksaan integritas ketat oleh Komite Peninjau FIFA.

Suara.com - Desakan untuk perubahan kepemimpinan di tubuh FIFA semakin menguat.

Terbaru, sejumlah petinggi UEFA dikabarkan mulai kehilangan kepercayaan terhadap Gianni Infantino dan mendorong munculnya kandidat baru pada pemilihan presiden berikutnya.

Kini, dorongan untuk menghadirkan penantang serius terhadap Infantino semakin nyata menjelang pemilihan presiden FIFA.

Nama Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, sempat mencuat sebagai kandidat kuat.

Namun, ia dikabarkan lebih memilih bertahan di posisinya saat ini.

Sosok lain yang diharapkan maju adalah Presiden Paris Saint-Germain, Nasser Al-Khelaifi.

Meski demikian, ia juga belum menunjukkan minat untuk terjun dalam bursa pemilihan.

Lantas bagaimana dengan ketum PSSI saat ini, Erick Thohir? Apakah Erick Thohir bisa jadi calon Presiden FIFA?

Berdasarkan Statuta FIFA (FIFA Statutes) dan Regulasi Tata Kelola FIFA (FIFA Governance Regulations), syarat utama untuk menjadi calon Presiden FIFA meliputi kriteria administratif dan integritas yang sangat ketat.

Baca Juga: Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun

Jika ketum PSSI saat ini Erick Thohir ingin maju sebagai calon Presiden FIFA, ia harus memenuhi syarat administrasi serta dukungan.

Dukungan Asosiasi Anggota FIFA, Thohir harus diajukan secara resmi dan mendapatkan dukungan tertulis dari minimal 5 (lima) asosiasi sepak bola negara anggota FIFA.

Satu asosiasi negara hanya diperbolehkan mendukung satu calon.

Dari segi pengalaman aktif Thohir bisa maju sebagai calon presiden FIFA.

Calon Presiden FIFA harus telah memainkan peran aktif dalam sepak bola asosiasi (misalnya sebagai pemain, pelatih, wasit, atau pejabat administratif di dalam FIFA, konfederasi, atau asosiasi anggota) selama minimal 2 (dua) tahun dari 5 (lima) tahun terakhir sebelum dirinya dicalonkan.

Setiap kandidat wajib lolos pemeriksaan kelayakan independen yang dilakukan oleh Komite Peninjau FIFA (FIFA Review Committee). Kriteria integritas ini mencakup beberapa hal.

Load More