- Sejumlah petinggi UEFA mendorong pergantian kepemimpinan FIFA menyusul melemahnya kepercayaan terhadap presiden saat ini, Gianni Infantino.
- Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, berpeluang mencalonkan diri sebagai Presiden FIFA jika mampu memenuhi persyaratan administratif dan dukungan.
- Calon Presiden FIFA wajib memiliki pengalaman sepak bola aktif serta lolos pemeriksaan integritas ketat oleh Komite Peninjau FIFA.
Suara.com - Desakan untuk perubahan kepemimpinan di tubuh FIFA semakin menguat.
Terbaru, sejumlah petinggi UEFA dikabarkan mulai kehilangan kepercayaan terhadap Gianni Infantino dan mendorong munculnya kandidat baru pada pemilihan presiden berikutnya.
Kini, dorongan untuk menghadirkan penantang serius terhadap Infantino semakin nyata menjelang pemilihan presiden FIFA.
Nama Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, sempat mencuat sebagai kandidat kuat.
Namun, ia dikabarkan lebih memilih bertahan di posisinya saat ini.
Sosok lain yang diharapkan maju adalah Presiden Paris Saint-Germain, Nasser Al-Khelaifi.
Meski demikian, ia juga belum menunjukkan minat untuk terjun dalam bursa pemilihan.
Lantas bagaimana dengan ketum PSSI saat ini, Erick Thohir? Apakah Erick Thohir bisa jadi calon Presiden FIFA?
Berdasarkan Statuta FIFA (FIFA Statutes) dan Regulasi Tata Kelola FIFA (FIFA Governance Regulations), syarat utama untuk menjadi calon Presiden FIFA meliputi kriteria administratif dan integritas yang sangat ketat.
Baca Juga: Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun
Jika ketum PSSI saat ini Erick Thohir ingin maju sebagai calon Presiden FIFA, ia harus memenuhi syarat administrasi serta dukungan.
Dukungan Asosiasi Anggota FIFA, Thohir harus diajukan secara resmi dan mendapatkan dukungan tertulis dari minimal 5 (lima) asosiasi sepak bola negara anggota FIFA.
Satu asosiasi negara hanya diperbolehkan mendukung satu calon.
Dari segi pengalaman aktif Thohir bisa maju sebagai calon presiden FIFA.
Calon Presiden FIFA harus telah memainkan peran aktif dalam sepak bola asosiasi (misalnya sebagai pemain, pelatih, wasit, atau pejabat administratif di dalam FIFA, konfederasi, atau asosiasi anggota) selama minimal 2 (dua) tahun dari 5 (lima) tahun terakhir sebelum dirinya dicalonkan.
Setiap kandidat wajib lolos pemeriksaan kelayakan independen yang dilakukan oleh Komite Peninjau FIFA (FIFA Review Committee). Kriteria integritas ini mencakup beberapa hal.
Berita Terkait
-
Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun
-
Kontroversi Sponsor Piala Dunia 2026: LaLiga Layangkan Protes ke FIFA
-
Harga Tiket Final Piala Dunia 2026 Bikin Melongo! Kategori 2 Tembus Rp133 Juta
-
Rencana Gila FIFA di Final Piala Dunia 2026, Bakal Ada Konser Musik di Jeda Babak I
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Chemical atau Physical? Ini Jenis Sunscreen Terbaik untuk Anak Menurut Dokter
-
Lionel Messi Bantah Argentina 'Anak Emas' FIFA: Kami ke Final karena Kerja Keras
-
Menembus Pelosok Desa, Kiprah Mantri BRI Perkuat Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan
-
Menapaki Jalan Berlumpur hingga Pelosok Desa, Mantri BRI Menjadi Penggerak Ekonomi Rakyat
-
5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
-
6 Cara Mencuci Sepatu Suede yang Benar, agar Tidak Kusam dan "Botak"
-
Animal Farm dan Cermin Politik Modern: Saat Kesetaraan Hanya Menjadi Slogan
-
Dari Medan Berlumpur hingga Desa Terpencil, Mantri BRI Hadir Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan
-
GeForce RTX 3060 Hidup Kembali, GPU 12GB untuk Gaming 1080p dan AI Lokal
-
109 PPPK Paruh Waktu di Pemkot Malang Diupayakan Naik Kelas Jadi Penuh Waktu