- Sebanyak 13 pemain naturalisasi resmi berkompetisi di Super League musim 2026/2027 untuk menjaga performa di Timnas Indonesia.
- Persib Bandung menjadi klub paling agresif dengan merekrut lima pemain naturalisasi untuk memperkuat skuad pada musim ini.
- Kepulangan pemain dari liga luar negeri bertujuan mendapatkan menit bermain reguler agar mudah dipantau pelatih tim nasional.
Suara.com - Super League 2026/2027 akan menjadi panggung bagi 13 pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang memutuskan melanjutkan karier di kompetisi domestik.
Kepulangan para penggawa Skuad Garuda ini dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari keinginan mendapatkan menit bermain reguler hingga menjaga kebugaran demi mempertahankan tempat di Timnas Indonesia.
Persib Bandung menjadi klub paling agresif soal transfer pemain naturalisasi Timnas Indonesia.
Tercatat, mereka kini memiliki lima pemain keturunan berstatus penggawa Garuda selepas merekrut Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen jelang musim 2026/2027.
Sementara itu, Tim Geypens menjadi pemain naturalisasi Timnas Indonesia teranyar yang hijar ke Super League. Dia resmi berseragam Bali United setelah secara mengejutkan menolak perpanjangan kontrak dari klub Belanda, FC Emmen.
Fenomena ini menunjukkan perubahan tren dibandingkan musim-musim sebelumnya, ketika mayoritas pemain naturalisasi memilih berkarier di luar negeri.
Super League Jadi Pilihan Baru
Mayoritas pemain naturalisasi tersebut sebelumnya bermain di kompetisi Eropa, terutama di Belanda, baik di kasta tertinggi maupun kasta kedua.
Beberapa lainnya juga sempat berkarier di Belgia, Belanda, Thailand, hingga Australia.
Baca Juga: Luke Vickery Sah Jadi WNI, Tambahan Amunisi Baru Timnas Indonesia
Berakhirnya kontrak bersama klub lama serta sulitnya menembus tim utama menjadi alasan utama mereka memilih pulang ke Indonesia.
Bagi sebagian pemain, tampil reguler di Super League dinilai lebih menguntungkan dibanding hanya menjadi pelapis di klub luar negeri.
Selain itu, bermain di kompetisi domestik memudahkan tim pelatih Timnas Indonesia memantau performa mereka secara langsung sepanjang musim.
Pro dan Kontra Kepulangan Pemain Abroad
Fenomena ini memunculkan beragam respons.
Di satu sisi, kehadiran pemain berpengalaman diyakini akan meningkatkan kualitas teknis dan profesionalisme Super League. Para pemain lokal pun berkesempatan belajar dari rekan setim yang memiliki pengalaman internasional.
Berita Terkait
-
Cara Beli Tiket Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Cek Jadwal Laga dan Harga Resminya
-
Janji Fabio Calonego Usai Memperpanjang Masa Bakti Bersama Persija Jakarta
-
Eks Kiper AS Bongkar Wajah Asli Klub Baru Elkan Baggott: Hati-hati, Milwall FC Itu Keras
-
Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Ujian Berat Pasukan John Herdman
-
Eks Liga Inggris Bongkar Kondisi TC Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Dompet Karyawan Alfamart Dicuri, Polisi Lampung Utara Temukan Fakta Tak Terduga Saat Tangkap Pelaku
-
Bobby Nasution Dorong Warisan Sejarah Nias Jadi Destinasi Wisata Dunia
-
Dominasi Toyota di Pasar Hybrid Indonesia Belum Terbendung Meski Digempur Kehadiran Produk China
-
Dicap Penakut karena Inggris Parkir Bus Lawan Argentina, Thomas Tuchel: Saya Tak Menyesal
-
Viral Anak Bakar Ayah Hidup-hidup di Medan, Pelaku Diamuk Massa
-
977 Burung Korban Penyelundupan Kembali ke Langit Gunung Rajabasa
-
Proyek LNG Masela Prioritaskan 30 Persen Lapangan Kerja untuk Warga Lokal
-
Kesenjangan Harga dan Gaji: Mengapa Makanan di Mal Makin Tak Terjangkau?
-
Kecelakaan Sibolangit Tewaskan 4 Orang, Sopir Truk Galon Air Jadi Tersangka
-
InJourney Ajak Masyarakat Ramaikan Pertamina Grand Prix of Indonesia, Tiket Diskon Sampai 30%