- Ketua JFA Ali bin al-Hussein menuding adanya tekanan politik dan penahanan bantuan finansial untuk mendukung Gianni Infantino pada pemilihan presiden FIFA 2027.
- Sejumlah negara Eropa serta petinggi internal FIFA menarik dukungan dari proyek kontroversial dan mempertanyakan kepemimpinan Gianni Infantino menjelang pemilu Maret 2027.
- Gianni Infantino mengadakan pertemuan darurat dengan jajaran internal FIFA di Rabat, Maroko, untuk merespons gelombang penolakan dan menyelamatkan posisinya.
Suara.com - Ketegangan di tubuh FIFA kembali memanas. Ketua Federasi Sepak Bola Yordania (JFA), Ali bin al-Hussein, melontarkan tudingan serius terkait dugaan tekanan politik menjelang pemilihan presiden FIFA 2027.
Dalam pernyataan terbuka, Ali menyebut adanya upaya memengaruhi sikap federasinya agar mendukung petahana, Gianni Infantino.
Ia bahkan mengisyaratkan adanya keterkaitan antara dukungan tersebut dengan bantuan finansial yang seharusnya diterima JFA.
“Kami sudah menunggu sejak Desember tahun lalu untuk bonus pemain dari Arab Cup. Sampai sekarang belum ada kejelasan, sementara FIFA membanggakan cadangan dana miliaran dolar,” tulis Ali dalam pernyataannya.
Ia menegaskan, masalah tersebut bukan sekadar administratif.
Menurutnya, terdapat pesan langsung yang diterima saat Piala Dunia yang mengaitkan dukungan politik dengan kelancaran bantuan untuk federasi.
“Jika kami mendukung Infantino, semuanya akan lebih mudah. Kami tidak mendukungnya sebelumnya dan tidak akan melakukannya sekarang. Ini bukan hal yang bisa kami kompromikan,” tegasnya.
Situasi ini muncul di tengah meningkatnya tekanan terhadap kepemimpinan Infantino.
Sejumlah tokoh penting dalam FIFA mulai mengambil jarak dari proyek kontroversial FIFA Forward Enterprise (FFE) yang sebelumnya digagas.
Baca Juga: Gelombang Pemakzulan Makin Kencang, PSSI: Kami Bersama Gianni Infantino!
Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafström, bahkan menyebut proyek tersebut sebagai rangkaian kejadian memalukan dalam komunikasi internal organisasi.
Kritik serupa juga datang dari Arsene Wenger, yang menegaskan dirinya tidak terlibat dan mendukung penghentian proyek tersebut.
Gelombang penolakan terhadap Infantino juga mulai meluas di tingkat federasi.
Sejumlah negara Eropa seperti Inggris, Wales, Finlandia, dan Serbia dilaporkan telah menarik dukungan mereka.
Bahkan, Yunani menjadi federasi terbaru yang mengambil langkah serupa.
Kondisi ini memperlihatkan meningkatnya ketidakpercayaan terhadap kepemimpinan Infantino menjelang pemilu FIFA pada Maret 2027.
Di tengah tekanan tersebut, Infantino disebut telah menggelar pertemuan darurat dengan jajaran internal FIFA di Rabat, Maroko.
Langkah ini dinilai sebagai upaya menyelamatkan posisinya di kursi tertinggi sepak bola dunia.
Berita Terkait
-
Gelombang Pemakzulan Makin Kencang, PSSI: Kami Bersama Gianni Infantino!
-
Info Orang Dalam: Gianni Infantino Mau Dilengserkan, Trump Siap Pasang Badan
-
Andai Dapat Restu dari Presiden Prabowo dan FIFA, Erick Thohir Gas Maju Lagi Jadi Ketum PSSI
-
Bukan Indonesia! Vietnam Disebut Negara ASEAN Paling Siap Jadi Tuan Rumah Piala Dunia
-
Harga Mati! Presiden Prabowo Targetkan Timnas Indonesia Tembus Piala Dunia 2030
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Akal Bulus Infantino Pertahankan Jabatan Dibongkar PSSI-nya Yordania: Dia Tukang Peras!
-
Rabu Kelabu di Banjar, Kebakaran Hanguskan Tiga Rumah, Pemadaman Berlangsung Dramatis
-
KPK Beberkan Modus Gratifikasi Bupati Nonaktif Kuansing, Potong TPP ASN hingga 50 Persen
-
4 Sepatu Sekolah Anak Skechers Perekat, Praktis Dipakai dan Nyaman untuk Aktivitas Seharian
-
Nadiem Bandingkan Penahanannya dengan Febrie: Saya Diborgol dan Pakai Rompi, Dia Tidak
-
80 Persen Rudal Jarak Jauh Amerika Serikat Terkuras di Perang Iran
-
Hitung-hitungan Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF 2026: Garuda di Ujung Tanduk!
-
Skin Tint Apa yang Bagus untuk Kulit Kusam? Ini 4 Rekomendasi Terbaik
-
Purbaya Ungkap Alasan Utang ke China lewat Panda Bond, Lebih Murah dari Amerika
-
Ruang Healing Versi Perempuan Modern: Saat Olahraga Bukan Cuma Soal Fisik