- Pelatih John van den Brom menegaskan Mees Hilgers dipastikan tidak akan kembali memperkuat FC Twente.
- John van den Brom menyatakan rasa kecewanya karena Hilgers mangkir dari klub meski masih memiliki kontrak aktif.
- John van den Brom merupakan mantan gelandang produktif yang kini memiliki rekam jejak kepelatihan di berbagai klub Eropa.
Suara.com - Pernyataan kontroversial disampaikan oleh pelatih FC Twente, John van den Brom mengenai masa depan bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers.
John van den Brom menegaskan tidak melihat peluang kembalinya Mees Hilgers ke skuad FC Twente.
“Ini sangat mengecewakan. Saya sudah lama tidak melihatnya. Dia masih punya kontrak, tapi tidak datang,” ujarnya dinukil dari voetbalprimeur.
Ia menilai Hilgers adalah pemain yang tumbuh dari akademi klub dan memiliki ikatan kuat dengan FC Twente.
“Dia besar di sini, ini klubnya. Anda selalu berharap pemain pergi dengan cara yang baik. Saat ini, itu tidak terjadi,” lanjut Van den Brom.
Ketika ditanya kemungkinan rekonsiliasi, sang pelatih menjawab tegas.
“Apakah masih ada jalan kembali? Tidak. Saya rasa tidak. Saya tidak berharap dia kembali,” katanya.
Profil John van den Brom
Lahir di Amersfoort pada 4 Oktober 1966, Van den Brom dikenal sebagai gelandang produktif di masanya.
Baca Juga: Panas! Ejekan Justin Hubner ke Timnas Vietnam Berbuntut Panjang
Ia mencetak 107 gol dari 432 pertandingan, termasuk torehan impresif bersama Vitesse dengan 80 gol dalam 225 laga.
Kariernya sebagai pemain juga mencakup klub besar seperti Ajax dan pengalaman luar negeri bersama Istanbulspor.
Bersama Ajax, ia menjadi bagian dari era kejayaan klub meski tak tampil di final Liga Champions 1995.
Usai gantung sepatu pada 2003, Van den Brom langsung meniti karier sebagai pelatih.
Ia memulai dari level bawah hingga akhirnya menembus kompetisi elite Eropa.
Namanya melejit saat menangani RSC Anderlecht di Belgia.
Berita Terkait
-
Panas! Ejekan Justin Hubner ke Timnas Vietnam Berbuntut Panjang
-
Klub Mees Hilgers Punya Masalah Besar, Eks Pelatih MU Dituding Jadi Biang Kerok
-
Tebar Ancaman, Singapura Pakai "Senjata Baru" Saat Hadapi Timnas Indonesia
-
Aksi Bek Vietnam Cium Jimat Kim Sang-sik Usai Gulung Timnas Indonesia 3-0
-
Kekalahan Memalukan Timnas Indonesia dari Vietnam Jadi Pembahasan Unik Media Korea
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan