Bola / Bola Indonesia
Jum'at, 14 Agustus 2026 | 11:08 WIB
Justin Hubner bersama Jay Idzes dan Rizky Ridho saat membela Timnas Indonesia melawan China di kualifikasi Piala Dunia 2026 (Instagram/justinhubner5)
Baca 10 detik
  • PSSI mengimbau Justin Hubner dan pemain Timnas lebih bijak beraktivitas di media sosial.

  • Imbauan muncul akibat perang komentar antara Justin Hubner dan netizen Vietnam di Instagram.

  • Yunus Nusi meminta BTN dan pelatih mengingatkan pemain agar menghindari polemik antarnegara.

Suara.com - Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, meminta Justin Hubner dan seluruh pemain Timnas Indonesia lain lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Ini demi menghindar polemik dengan netizen.

Imbauan tersebut disampaikan setelah Justin Hubner terlibat polemik dengan warganet Vietnam di media sosial seusai pertandingan Piala AFF 2026.

Bek Fortuna Sittard itu menjadi sasaran serangan warganet setelah Timnas Indonesia menelan kekalahan telak dari Vietnam. Bahkan, ujaran kebencian yang muncul tidak hanya ditujukan kepada Justin, tetapi juga menyeret keluarganya.

Pesepak bola Timnas Indonesia Justin Hubner (atas) berebut bola dengan pesepak bola Bulgaria Marin Petkov (bawah) saat final FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (30/3/2026). Timnas Indonesia kalah dengan skor 0-1. (Antara/Fauzan)

Situasi kemudian berkembang menjadi perang komentar antara pendukung Indonesia dan Vietnam di media sosial.

Justin ikut merespons dengan mengunggah story di Instagram pribadinya yang menyinggung rekor pertemuan kedua negara pada Kualifikasi Piala Dunia 2026.

PSSI tidak melarang Justin menggunakan akun media sosialnya untuk menyampaikan pendapat. Namun, Yunus Nusi berharap persoalan tersebut tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas.

“Kami tidak membatasi apa yang dilakukan oleh Justin dan kami tidak juga melakukan komunikasi dengan federasi Vietnam. Biarlah itu menjadi haknya si Justin,” kata Yunus Nusi kepada awak media.

Menurut Yunus, aktivitas warganet Indonesia dan Vietnam memang sangat tinggi ketika membicarakan sepak bola.

Kondisi tersebut membuat pemain harus memahami konsekuensi dari setiap unggahan maupun pernyataan yang disampaikan di ruang publik.

Baca Juga: Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok

“Dan tentu juga kita tahu bersama, netizen Vietnam juga hampir sama dengan kita, mereka juga sangat aktif di dalam merespons semua persoalan-persoalan sepak bola khususnya. Kita juga berharap ini tidak lagi menjadi isu yang berkesinambungan,” terang dia.

Persoalan yang melibatkan Justin Hubner tersebut kemudian menjadi perhatian PSSI. Yunus Nusi mengaku telah berkomunikasi dengan Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, mengenai situasi yang terjadi.

Yunus menegaskan bahwa imbauan tersebut tidak hanya ditujukan kepada Justin Hubner. Seluruh pemain Timnas Indonesia juga diminta lebih berhati-hati ketika beraktivitas di media sosial.

“Pak Sumardji selaku Ketua BTN dengan pelatih dan ofisial untuk setidaknya mengingatkan anak-anak, bukan saja Justin, agar tidak menyampaikan statement-statement yang kira-kira bisa menimbulkan polemik di antarnegara khususnya,” pungkasnya.

Load More