Bola / Bola Indonesia
Jum'at, 14 Agustus 2026 | 13:02 WIB
Fabio Calonego, gelandang bertahan yang lahir di Novo Hamburgo, Brasil, pada 24 Juli 1997, dikenal sebagai sosok yang tangguh dalam menjaga keseimbangan lini tengah. (IG Fabio Calonego)
Baca 10 detik
  • Fabio Calonego menyambut positif latihan berat Shin Tae-yong demi target merengkuh gelar juara.

  • Pemusatan latihan Persija dimanfaatkan untuk mengasah kebugaran, taktik, serta chemistry antarpemain.

  • Persija memboyong 28 pemain ke Yogyakarta pada 10-23 Agustus 2026 untuk persiapan Super League.

Suara.com - Gelandang Persija Jakarta, Fabio Calonego, tidak keberatan dengan latihan yang menyiksa dari Pelatih Shin Tae-yong selama menjalani training camp (TC) di Yogyakarta. Baginya, demi gelar juara apapun ia terima.

Menurut Fabio, seluruh rangkaian latihan tersebut merupakan bagian dari persiapan Persija untuk menghadapi kompetisi Super League 2026/2027.

Persija membawa 28 pemain dalam pemusatan latihan yang berlangsung pada 10 hingga 23 Agustus 2026. Shin Tae-yong menggunakan agenda tersebut untuk meningkatkan kebugaran pemain sekaligus mematangkan persiapan taktik.

Transformasi Fabio Calonego: Dari 'Tukang' Assist Jadi Mesin Gol Mematikan Macan Kemayoran. [Dok. IG Fabio Calonego]

Bagi Fabio Colonego, training camp di Thailand memberikan manfaat besar bagi skuad Macan Kemayoran. Selain meningkatkan kemampuan di lapangan, para pemain juga bisa semakin memahami karakter satu sama lain.

“Training camp ini adalah hal yang sangat positif. Periode ini menjadi momen penting bagi kami untuk saling mengenal lebih jauh, membangun chemistry, dan yang terpenting, meningkatkan level performa kami sebagai sebuah tim,” kata Fabio Calonego dikutip dari laman resmi Persija.

Fabio menilai proses membangun kekompakan menjadi salah satu aspek penting dalam persiapan menuju musim baru. Dengan waktu latihan bersama yang cukup panjang, para pemain bisa lebih memahami keinginan Shin Tae-yong.

Pemain asal Brasil itu juga menegaskan bahwa seluruh anggota skuad Persija memiliki tujuan yang sama. Mereka ingin membawa Macan Kemayoran bersaing untuk memperebutkan gelar Super League 2026-27.

“Saya yakin setiap anggota tim memiliki pemikiran dan tujuan yang sama. Semuanya demi satu target utama, yaitu meraih gelar juara di akhir musim,” tambahnya.

Selain target bersama, Fabio juga memasang sasaran pribadi selama mengikuti pemusatan latihan. Ia ingin memanfaatkan setiap sesi untuk meningkatkan kemampuan sekaligus beradaptasi dengan sistem permainan yang diterapkan Shin Tae-yong.

Baca Juga: Berlatih 2 Kali Sehari, Shin Tae-yong Pakai Metode Timnas Indonesia di Persija

“Tujuan utama saya adalah untuk terus berkembang setiap hari di training camp ini, dalam setiap sesi latihan," jelasnya.

"Saya ingin terus meningkatkan kemampuan fisik maupun taktis serta memahami filosofi pelatih secepat mungkin agar saya dapat memberikan kontribusi yang semakin besar bagi tim,” tandas Fabio.

Fabio menyadari persaingan di dalam skuad Persija akan semakin ketat menjelang kompetisi. Karena itu, ia ingin menggunakan pemusatan latihan di Thailand untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin.

Program Shin Tae-yong yang cukup berat pun tidak menjadi persoalan bagi Fabio. Ia justru melihat latihan tersebut sebagai bagian dari proses yang harus dijalani untuk membantu Persija mencapai target tertinggi pada musim 2026/2027.

Load More