- Wakil Ketua Umum PSSI Ratu Tisha menyatakan sepak bola dan pendidikan tinggi bersinergi dalam Liga Universitas Coca-Cola 2026.
- Universitas Negeri Jakarta menjuarai Regional Jakarta di Stadion PTIK pada Minggu, 23 Agustus 2026, tanpa menelan kekalahan.
- Dua mahasiswa terpilih mewakili Indonesia ke Markas Besar PBB di New York untuk menyuarakan kampanye kesehatan mental.
"Kami bersyukur dapat menyelesaikan turnamen ini tanpa kekalahan," ungkap pelatih yang akrab disapa Coach Theo tersebut.
Ia juga mengapresiasi kerja keras seluruh elemen kampus, terlebih ketika tim sempat menghadapi masalah cedera di tengah jadwal yang padat.
"Kemenangan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak di Universitas Negeri Jakarta, mulai dari tim pelatih, komunitas universitas, para pendukung, dan tentunya para pemain yang terus menunjukkan komitmen sepanjang musim," kata Theophanic.
Selain UNJ, STKIP Pasundan keluar sebagai juara Regional Bandung dengan raihan 36 poin dari 12 pertandingan.
Liga Universitas Buka Akses ke Panggung Internasional
Liga Universitas Coca-Cola 2026 tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar regional. Kompetisi ini juga membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk memperluas jejaring hingga tingkat internasional.
Dua pemain, yakni Elang Cikal Brajananta dari STKIP Pasundan dan M. Elyas Aryo Saputro dari ITB, mendapat kesempatan mewakili Indonesia ke Amerika Serikat.
Keduanya diundang ke Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNHQ) di New York pada Juli lalu untuk menyuarakan kampanye kesehatan mental pemuda melalui sepak bola.
Presiden Direktur Coca-Cola Indonesia, Eva Lusiana, mengapresiasi dampak sosial yang dihasilkan kompetisi tersebut.
Baca Juga: Erick Thohir Ogah Sepak Bola Wanita Jadi Proyek Sesaat: IWL Harus Berumur Panjang
"Di Coca-Cola, kami senang dapat mendukung sebuah wadah yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk berkompetisi, belajar, dan berkembang bersama," ujar Eva.
Liga Universitas Coca-Cola 2026 berlangsung sejak 18 April hingga 23 Agustus 2026. Kompetisi tersebut didukung sejumlah pihak, termasuk jenama apparel Mills, Qatar Airways, PBB, PSSI, serta kementerian pemerintah Republik Indonesia.
Di Regional Jakarta, UKI finis sebagai runner-up, disusul UMJ di posisi ketiga.
Gelar Pemain Terbaik Regional Jakarta diraih Ikbal Khadafi dari UNJ. Sementara itu, Ilhamsyah dari Unbor menjadi Top Skor dengan 14 gol.
Ahmad Farhan Asyakur dari Unbor dinobatkan sebagai Kiper Terbaik dengan 26 penyelamatan. Theophanic Isfahani Mustafa dari UNJ menjadi Pelatih Terbaik, sedangkan Universitas Indonesia (UI) meraih trofi Tim Fairplay.
Berita Terkait
-
Cari Bibit Unggul, Ratu Tisha Puji Festival Sepak Bola Rakyat di 5 Kota
-
Netizen Vietnam Menyeramkan! PSSI Turun Tangan Lindungi Justin Hubner dan Keluarga
-
FIFA Ikut Bersuara, PSSI Minta Suporter Setop Serang Pemain dan Keluarga
-
Sempat Dikira Gabung Klub Spanyol, Ini Fakta Pahit Marselino Ferdinan di Sevilla
-
FIFA Restui Awaydays di Super League, tapi Persija-Persib dan Arema-Persebaya Tak Masuk Hitungan
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik