-
John Herdman menegaskan Timnas Indonesia belum menurunkan komposisi pemain terbaiknya secara penuh.
-
Keterbatasan waktu latihan membuat pemahaman taktik antarpenyerang dan pilar utama masih terus dimatangkan.
-
Indonesia siap melakoni laga sengit melawan Malaysia di SUGBK dengan modal kemenangan awal.
Suara.com - Racikan kekuatan utama Timnas Indonesia sebenarnya belum benar-benar keluar secara utuh di atas lapangan pada ajang FIFA ASEAN Cup. Tim kepelatihan sejauh ini masih meramu komposisi antarlini karena keterbatasan waktu mengumpulkan seluruh pilar inti.
"Kami berada dalam proses yang berkelanjutan. Kami bahkan belum menurunkan tim terbaik Indonesia secara penuh di lapangan," kata Pelatih Timnas Indonesia John Herdman dalam sesi latihan jelang laga melawan Malaysia pada FIFA ASEAN Cup di Stadion PTIK, Jakarta, Minggu.
Proses pemusatan latihan yang teratur menjadi kunci utama dalam mematangkan koordinasi serta pemahaman taktik antarpenyerang dan bertahan. Kualitas permainan Tim Garuda diyakini bakal terus melesat naik setiap kali para pemain mendapatkan kesempatan berkumpul bersama.
Juru taktik berpaspor Inggris tersebut menegaskan bahwa dirinya masih membutuhkan durasi pemusatan latihan yang lebih panjang untuk menyatukan visi bertanding seluruh anak asuhnya.
Sebagai gambaran, kebersamaannya dengan Dean James baru berjalan dalam kurun satu laga dan tiga kali latihan. Sementara itu, kolaborasinya dengan Jay Idzes baru mencatatkan durasi dua pertandingan serta tiga sesi latihan.
"Kami belum melihat Miliano Jonathans, kami juga belum menampilkan Marselino (Ferdinan)," katanya.
Pintu masuk ke dalam skuad Garuda juga dipastikan tetap terbuka lebar bagi sederet nama potensial lain yang siap dipanggil guna memperkuat kedalaman tim menuju Piala Asia mendatang.
Dukungan penuh tanpa henti dari para pencinta sepak bola nasional menjadi bahan bakar vital yang sangat dibutuhkan para pemain di tengah proses pembentukan tim ini.
"Tim itu tampil paling baik saat kalian berada di belakang kami. Ketika kalian mendukung kami, kami berada dalam performa terbaik kami, sama seperti setiap manusia pada umumnya," katanya.
Pertarungan sengit bakal tersaji saat Indonesia menjamu rival bebuyutannya, Malaysia, dalam lanjutan laga Grup A FIFA ASEAN Cup di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (29/9) pukul 19.30 WIB.
Kedua tim sama-sama mengantongi modal berharga setelah memetik hasil maksimal pada laga pembuka. Indonesia sukses mengandaskan Singapura dua gol tanpa balas, sedangkan Malaysia melibas Bangladesh tiga gol tanpa balas.
Bentrokan terakhir kedua negara tetangga ini terjadi pada turnamen Piala AFF di National Stadium, Singapura, Desember 2021 lalu. Saat itu, Tim Garuda tampil perkasa dengan melibas Harimau Malaya lewat kemenangan telak 4-1.
Peta persaingan kini memasuki babak baru pada 2026 dalam panggung resmi FIFA ASEAN Cup yang digelar untuk pertama kalinya dengan Indonesia bertindak sebagai tuan rumah.