- Wasit asal Uzbekistan, Akhrol Riskullaev, ditunjuk memimpin final FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK Jakarta.
- Pertandingan puncak antara Timnas Indonesia dan Thailand tersebut dijadwalkan berlangsung pada Senin, 5 Oktober 2026.
- Riskullaev sebelumnya pernah disanksi Komite Wasit Uzbekistan pada 2025 akibat kesalahan keputusan penalti di liga domestik.
Suara.com - Wasit asal Uzbekistan, Akhrol Riskullaev, mendapat sorotan menjelang final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia vs Thailand.
Bukan tanpa alasan, Riskullaev memiliki pengalaman panjang di sepak bola Uzbekistan, tetapi juga pernah mendapat hukuman setelah dinilai melakukan kesalahan serius pada 2025.
Riskullaev ditunjuk sebagai wasit utama final Indonesia vs Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026).
Penunjukkan Riskullaev dikonfirmasi media olahraga Uzbekistan, Championat.uz dengan mengutip informasi dari badan wasit sepak bola Uzbekistan.
Ia akan memimpin pertandingan bersama perangkat pertandingan asal Uzbekistan.
Sanjar Shoyusupov dan Akmal Giyosov menjadi asisten wasit, Ibrokhim Ismailov sebagai wasit cadangan, sedangkan Akobirxo'ja Shukurullaev bertugas sebagai VAR.
Pernah Dihukum Gara-gara Penalti
Catatan paling menarik dalam perjalanan Riskullaev terjadi pada 5 Mei 2025.
Komite Wasit Federasi Sepak Bola Uzbekistan menjatuhkan sanksi kepadanya setelah menilai terdapat kesalahan serius dalam pertandingan Liga Super Uzbekistan antara Qizilqum dan Navbahor.
Insiden tersebut terjadi pada menit ke-90+5. Riskullaev menunjuk titik putih setelah bola mengenai tangan pemain Navbahor di dalam kotak penalti.
Keputusan itu kemudian diperiksa melalui VAR.
Namun, hasil tinjauan VAR tidak mengubah keputusan Riskullaev dan penalti akhirnya dieksekusi pada menit ke-90+12.
Masalah muncul setelah komite ahli wasit Uzbekistan menganalisis insiden tersebut.
Mereka menilai tangan pemain Navbahor berada dekat dengan tubuh sehingga seharusnya tidak terjadi penalti.
Atas kesalahan tersebut, Komite Wasit Uzbekistan seperti dikutip dari zamin.uz, menjatuhkan hukuman kepada Riskullaev berupa larangan memimpin pertandingan untuk waktu yang tidak ditentukan.