-
Persik Kediri takluk 1-2 dari Persija Jakarta di Jakarta International Stadium.
-
Marcos Reina mengkritik kualitas rumput JIS yang menyulitkan aliran permainan kedua tim.
-
Hasil ini membuat Persija semakin kukuh memimpin puncak klasemen sementara Super League.
"Kedua tim berusaha untuk mengendalikan dan menyeimbangkan permainan. Menurut saya, itulah salah satu hal yang membuat pertandingan ini berbeda,” jelasnya.
Persik memang sempat menunjukkan performa menjanjikan dengan mencetak gol lebih dahulu. Namun, situasi berubah setelah Persija meningkatkan tekanan pada babak kedua.
Gol penyama kedudukan dari Denis Kolinger pada menit ke-64 menjadi titik balik pertandingan.
Persija kemudian hanya membutuhkan waktu dua menit untuk mencetak gol kedua melalui Rizky Ridho.
Tertinggal 1-2, Persik berusaha mencari gol penyeimbang hingga pertandingan memasuki menit-menit akhir.
Namun, upaya tim berjuluk Macan Putih itu tidak membuahkan hasil.
Reina tetap mengapresiasi perjuangan para pemainnya yang terus berusaha mengejar ketertinggalan. Ia melihat semangat juang tersebut sebagai salah satu hal positif yang bisa dibawa Persik untuk menghadapi pertandingan selanjutnya.
“Namun, kami terus berjuang hingga akhir. Kami berusaha sekuat tenaga untuk menyamakan kedudukan. Saya melihat banyak hal positif dari para pemain, terutama semangat mereka dalam berjuang hingga membuat Persija kesulitan sampai pertandingan berakhir,” ucapnya.
Hasil ini membuat Persija semakin kukuh di puncak klasemen sementara Super League 2026/2027. Macan Kemayoran mengoleksi 18 poin dari tujuh pertandingan, dengan catatan enam kemenangan dan satu kekalahan.
Sementara itu, Persik Kediri tertahan dengan koleksi 10 poin dari tujuh laga. Kekalahan di JIS menjadi pekerjaan rumah bagi Reina dan timnya, terutama dalam mempertahankan keunggulan serta mengantisipasi tekanan lawan pada babak kedua.