-
Indonesia dan seluruh negara anggota AFC bulat mendukung Gianni Infantino memimpin kembali FIFA.
-
Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan pengiriman surat dukungan resmi kepala negara untuk FIFA.
-
Kemitraan harmonis pemerintah, PSSI, dan FIFA menjadi modal kunci transformasi sepak bola nasional.
Suara.com - Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan dukungan Indonesia terhadap Gianni Infantino untuk kembali menjabat sebagai Presiden FIFA. Menurut Erick, dukungan terhadap Infantino juga mendapat respons positif dari negara-negara Asia.
Erick menyebut seluruh negara Asia telah menyatakan dukungan kepada Infantino dalam pertemuan di tingkat Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).
Hal itu menjadi salah satu alasan Indonesia tetap mendukung kepemimpinan pria asal Swiss tersebut di organisasi sepak bola dunia.
“Menurut saya, sudah jelas. Dalam rapat AFC kemarin, 100 persen negara Asia mendukung Gianni Infantino,” kata Erick kepada awak media.
Pernyataan itu disampaikan Erick seusai menghadiri gala premiere film dokumenter Timnas Indonesia, The Longest Wait, di Grand Indonesia, Jakarta, Rabu (28/10/2026).
Erick menjelaskan, dukungan PSSI terhadap Infantino sebenarnya telah disampaikan sejak pertemuan sebelum Piala Dunia di Vancouver yang melibatkan 194 negara. Dukungan tersebut menjadi bagian dari hubungan Indonesia dengan FIFA.
Selain dukungan federasi sepak bola, Erick juga menyoroti hubungan Presiden RI Prabowo Subianto dengan Infantino. Menurut dia, komunikasi antara kedua tokoh tersebut berlangsung harmonis dan mencerminkan hubungan baik antara pemerintah Indonesia dan FIFA.
“Alhamdulillah, saya juga melihat hubungan dalam pertemuan antara Bapak Presiden dan Presiden FIFA Gianni Infantino berlangsung sangat harmonis,” ujarnya.
“Kemarin saya diminta mengirimkan surat dukungan beliau sebagai kepala negara,” kata Erick.
Erick menilai hubungan yang baik antara pemerintah Indonesia, PSSI, dan FIFA menjadi modal penting dalam menjaga komunikasi serta kerja sama sepak bola Indonesia di tingkat internasional.