Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp133.950 per Kg, Bawang Merah Naik 21 Persen

Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:12 WIB
Pedagang bawang merah di Pasar Beringharjo. [Kontributor/Putu Ayu Palupi]
BACA 10 DETIK
  • Sejumlah komoditas pangan di pasar tradisional Indonesia mengalami kenaikan harga pada hari Kamis tanggal 29 Oktober 2026.
  • Lonjakan tertinggi secara persentase tercatat pada bawang merah sedang, cabai rawit merah, serta cabai merah keriting.
  • Data rata-rata harga nasional tersebut bersumber dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional Bank Indonesia.

Suara.com - Harga sejumlah komoditas pangan di pasar tradisional mengalami kenaikan pada Kamis (29/10/2026). Kenaikan tertinggi secara persentase terjadi pada bawang merah ukuran sedang yang melonjak 21,27 persen menjadi Rp45.050 per kilogram (kg).

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional Bank Indonesia yang dilihat melalui situs web bi.go.id/hargapangan pukul 09.40 WIB, harga cabai rawit merah juga tercatat mencapai Rp133.950 per kg. Harga tersebut naik 29,8 persen dibandingkan hari sebelumnya.

Selain itu, harga cabai merah keriting naik 25,13 persen menjadi Rp108.050 per kg. Sementara itu, cabai rawit hijau dijual seharga Rp83.750 per kg atau naik 5,02 persen.

Kenaikan harga juga terjadi pada sejumlah komoditas pangan lain, termasuk bawang putih, beras, daging sapi, gula, dan minyak goreng.

Harga bawang putih ukuran sedang tercatat sebesar Rp43.750 per kg, naik 13,64 persen. Adapun beras kualitas bawah I dijual Rp15.750 per kg, meningkat 5,7 persen, sedangkan beras kualitas bawah II naik 7,12 persen menjadi Rp15.800 per kg.

Untuk beras kualitas medium I, PIHPS mencatat harga sebesar Rp16.900 per kg atau naik 1,5 persen. Beras kualitas medium II naik 4,56 persen menjadi Rp17.200 per kg.

Pekerja mengangkut beras saat bongkar muat di gudang Bulog Cabang Cirebon, Jawa Barat. [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/rwa]

Sementara itu, beras kualitas super I tercatat Rp17.650 per kg, turun 1,94 persen. Beras kualitas super II justru naik 1,15 persen menjadi Rp17.600 per kg.

Di kelompok protein hewani, harga daging sapi kualitas I mencapai Rp157.100 per kg atau naik 2,85 persen. Daging sapi kualitas II juga mengalami kenaikan 2,51 persen menjadi Rp147.300 per kg.

Berbeda dengan daging sapi, harga daging ayam ras segar turun 0,37 persen menjadi Rp40.050 per kg. Penurunan ini terjadi di tengah kenaikan harga sejumlah bahan pangan lainnya.

Harga telur ayam ras segar tercatat Rp30.750 per kg, naik 3,89 persen dibandingkan hari sebelumnya.

Pada komoditas gula, harga gula pasir kualitas premium naik 3,89 persen menjadi Rp21.350 per kg. Gula pasir lokal juga meningkat 3,62 persen menjadi Rp20.050 per kg.

Kenaikan turut terjadi pada minyak goreng. Harga minyak goreng curah mencapai Rp20.850 per kg, naik 2,46 persen. Minyak goreng kemasan bermerek 1 naik 11,29 persen menjadi Rp27.100 per kg, sedangkan kemasan bermerek 2 meningkat 10,38 persen menjadi Rp26.050 per kg.

Data PIHPS Nasional tersebut merupakan rata-rata harga pangan di pasar tradisional dari berbagai provinsi di Indonesia. Angka tersebut menggambarkan perkembangan harga secara nasional dan dapat berbeda dengan harga yang ditemukan konsumen di masing-masing daerah.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com