Suara.com - Program lingkungan "Grow & Green" yang diselenggarakan oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI) Peduli bersama Yehkali telah mencapai pencapaian luar biasa dengan menanam lebih dari 600 terumbu karang di perairan Maratua, Kalimantan Timur.
Aksi nyata ini merupakan bentuk nyata komitmen BRI dalam menjaga keanekaragaman hayati laut dan melindungi ekosistem terumbu karang yang kaya di Indonesia.
Terumbu karang adalah bagian integral dari ekosistem laut, menyediakan habitat bagi berbagai spesies ikan dan organisme laut lainnya.
Dengan kerjasama antara BRI Peduli dan Yehkali, penanaman terumbu karang ini bertujuan untuk merangsang pertumbuhan ekosistem laut yang sehat, yang sangat penting untuk kelangsungan hidup dan keseimbangan alam.
Kegiatan penanaman terumbu karang ini dilakukan dengan memperhatikan prinsip-prinsip konservasi dan keberlanjutan. Selain itu, tim yang terlibat dalam kegiatan ini juga melibatkan masyarakat setempat untuk ikut serta dalam upaya pelestarian ini.
Melibatkan masyarakat lokal dalam kegiatan lingkungan seperti ini tidak hanya menciptakan kesadaran akan pentingnya keberlanjutan, tetapi juga memberikan dampak positif langsung pada mata pencaharian mereka.
Program Grow & Green ini juga menjadi contoh bagaimana perusahaan dapat berkolaborasi dengan organisasi non-profit untuk menciptakan dampak positif di masyarakat dan lingkungan.
Keberlanjutan adalah kunci untuk menghadapi tantangan lingkungan saat ini, dan kolaborasi semacam ini menjadi langkah yang sangat penting dalam mencapai tujuan tersebut.
Selain penanaman terumbu karang, program ini juga melibatkan edukasi dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan laut.
Baca Juga: Berapa Saldo Mengendap di Tabungan BRI? Ini Daftarnya
BRI Peduli dan Yehkali berharap bahwa keberlanjutan program ini dapat menjadi inspirasi bagi perusahaan-perusahaan lain untuk turut serta dalam menjaga keindahan dan keberagaman alam Indonesia.
Upaya kolaboratif semacam ini dapat membawa dampak positif jangka panjang bagi ekosistem laut dan kesejahteraan masyarakat sekitar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
BRI Konsisten Perkuat Operasional Perbankan Hijau dan Tekan Emisi Karbon
-
Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
-
Rahasia UMKM Candyco 'Naik Kelas' Berkat Dukungan Ekosistem Digital BRI
-
Modus Phishing Tiru Web Asli, BRI Perketat Edukasi Keamanan Digital bagi Nasabah
-
Cara Beli Obat Lewat Aplikasi BRImo, Tidak Perlu Ke Luar Rumah!
-
Sentuhan Digital BRI dan AgenBRILink Ubah Lanskap Ekonomi Desa Manemeng
-
Semangat 'Marenta Barmak', Kunci Sukses Desa Manemeng Bersama BRI
-
KPR Subsidi BRI Tembus Rp16,38 T via Program FLPP, Bantu Masyarakat Dapatkan Rumah Impian
-
Peran Krusial BRI dalam Menggerakkan Ekosistem Kampus UIN Alauddin
-
Strategi Inni Dawet Tembus Pasar Lintas Generasi Bersama BRI