- PLT Direktur Utama BRI-MI, Ira Irmalia Sjam, mengajak generasi muda meningkatkan literasi finansial guna menghindari penipuan investasi ilegal.
- Pelatihan investasi di Bursa Efek Indonesia diselenggarakan bagi mahasiswa untuk mendukung program edukasi OJK mengenai pasar modal.
- Data KSEI November 2023 menunjukkan investor muda mendominasi pasar, sehingga pemahaman instrumen investasi rendah risiko menjadi sangat penting.
Suara.com - Fenomena maraknya penipuan berkedok investasi menjadi perhatian serius bagi pelaku industri jasa keuangan. Menanggapi hal tersebut, PLT Direktur Utama PT BRI Manajemen Investasi (BRI-MI), Ira Irmalia Sjam, mengajak generasi muda untuk lebih proaktif dalam meningkatkan pemahaman finansial mereka.
Pesan ini disampaikan Ira dalam sesi Investment Training yang digelar di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI). Kegiatan edukatif ini merupakan kolaborasi dalam rangkaian Indonesia Capital Market Student Studies (ICMSS) ke-23 yang diinisiasi oleh Management Student Society FEB Universitas Indonesia (MSS FEB UI).
Inisiatif yang diambil oleh BRI-MI ini bertujuan untuk mendukung program Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam memperluas cakrawala masyarakat terkait ekosistem pasar modal.
Dalam pelatihan tersebut, sejumlah analis riset senior dari BRI-MI memberikan materi komprehensif, mulai dari teknik analisis pasar hingga pengenalan instrumen reksadana.
Ira Irmalia Sjam menegaskan bahwa edukasi adalah benteng utama bagi para pemula agar tidak terjebak dalam skema investasi ilegal yang merugikan.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, masyarakat—terutama calon investor muda—menjadi lebih cerdas dalam berinvestasi. Hal ini penting agar mereka terhindar dari risiko penipuan atau investasi bodong yang belakangan ini kian marak terjadi di lingkungan kita,” ungkap Ira.
Dominasi Investor Muda di Pasar Modal
Urgensi penguatan literasi ini didukung oleh data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) yang mencatat bahwa per November 2023, struktur investor pasar modal didominasi oleh kalangan muda.
Sebanyak 55,65 persen investor diketahui berusia di bawah 30 tahun, dengan latar belakang pendidikan mulai dari tingkat menengah atas hingga sarjana.
Baca Juga: Cara Mudah Pesan Tiket Whoosh hingga Pesawat Lewat BRImo
Ira mengamati bahwa meskipun masih muda, kelompok investor saat ini cenderung memiliki pola pikir yang lebih kritis dan visioner dalam merancang kemandirian finansial mereka. Sebagai langkah awal yang aman, ia menyarankan para pemula untuk memulai dari instrumen dengan profil risiko rendah.
Salah satu instrumen yang direkomendasikan bagi pemula adalah Reksadana Pasar Uang karena sifatnya yang likuid dan stabil. BRI-MI sendiri memiliki produk unggulan seperti Seruni Pasar Uang II (SPU II) yang sangat aksesibel bagi pelajar maupun mahasiswa.
Produk ini memungkinkan masyarakat untuk mulai berinvestasi dengan modal yang sangat minim, yakni mulai dari Rp10.000 saja.
Melalui tema Dynamic Venture yang diusung ICMSS tahun ini, diharapkan para calon investor tidak hanya sekadar ikut-ikutan (FOMO), tetapi memiliki bekal pengetahuan yang mumpuni untuk menghadapi dinamika pasar di masa depan.
Tag
Berita Terkait
-
Cicilan Usaha Menunggak? Jangan Panik, Ini Cara Mengajukan Keringanan di BRI
-
Saham BBRI 'Lagi Diskon', Harganya Diproyeksi Bisa Segini
-
BRI Kucurkan Dana Dukungan untuk Pembangunan Fasilitas Publik di Sidoarjo
-
Dukung Sensus Ekonomi 2026, BRI Mamuju Siap Kawal Data UMKM Sulawesi Barat
-
Di Depan Investor Global, Purbaya Pamer Tuntaskan 45 Masalah Hambatan Investasi RI
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Cicilan Usaha Menunggak? Jangan Panik, Ini Cara Mengajukan Keringanan di BRI
-
BRI Kucurkan Dana Dukungan untuk Pembangunan Fasilitas Publik di Sidoarjo
-
Dukung Sensus Ekonomi 2026, BRI Mamuju Siap Kawal Data UMKM Sulawesi Barat
-
Belanja Kosmetik Mewah Jadi Lebih Hemat Bersama BRI di Galeries Lafayette
-
Diskon Biaya Transaksi Bisnis hingga Rp500 Ribu! Simak Caranya di Sini
-
Nonton di Cinepolis Cuma Bayar Setengah Harga Pakai Promo BRI, Ini Caranya
-
Cara Mudah Pesan Tiket Whoosh hingga Pesawat Lewat BRImo
-
Promo Cashback Nickelodeon Paw Patrol Playtime, Khusus Nasabah BRI
-
Penyaluran Social Loan BRI Tembus Rp718,8 Triliun pada Kuartal I 2026
-
Bukan Sekadar Tren, ESG Kini Jadi 'Jantung' Strategi Bisnis BRI