Suara.com - Direktur Utama PT Persero Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), Sunarso, menilai bahwa kebijakan stimulus restrukturisasi kredit sebagai respons terhadap dampak pandemi COVID-19 telah berhasil menyelamatkan banyak bisnis UMKM saat menghadapi krisis tersebut di Indonesia sejak tahun 2020.
Hal ini ia sampaikan usai Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengumumkan penghentian kebijakan restrukturisasi kredit, mengingat kondisi kuat sektor perbankan Indonesia saat ini.
Dalam pernyataan tertulisnya di Jakarta pada hari Senin, BRI mengungkapkan dukungannya terhadap pengakhiran kebijakan tersebut.
“BRI juga telah menerapkan langkah antisipatif merespons berakhirnya relaksasi restrukturisasi kredit dampak COVID-19 pada bulan Maret 2023, di mana BRI telah menyiapkan soft landing strategy,” kata Sunarso.
Sejak awal pandemi terjadi, menurut Sunarso, BRI telah mengambil langkah strategis untuk melakukan penyelamatan terhadap UMKM yang memiliki peranan krusial terhadap perekonomian Indonesia.
UMKM memiliki kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian Indonesia, mencapai 60,3 persen dari total Produk Domestik Bruto (PDB). Selain itu, sektor UMKM juga menjadi penyedia lapangan kerja utama dengan menyerap 97 persen tenaga kerja dan menyediakan 99 persen lapangan kerja di Indonesia.
Dalam menghadapi dampak pandemi COVID-19, Bank Rakyat Indonesia (BRI) menempatkan fokus pada memberdayakan dan menggerakkan aktivitas pelaku UMKM. Hal ini menjadi pendorong kinerja keuangan BRI selama masa pandemi.
BRI telah menghentikan kebijakan restrukturisasi kredit COVID-19 sejak tahun sebelumnya sebagai bagian dari penerapan prinsip perbankan yang bijaksana. Meskipun demikian, Sunarso, Direktur Utama BRI, optimis bahwa penghentian kebijakan tersebut tidak akan signifikan memengaruhi kualitas kredit atau kinerja keuangan BRI secara keseluruhan.
Untuk mengantisipasi risiko, BRI terus melakukan pencadangan yang memadai. Hingga akhir Desember 2022, rasio Penyisihan Kerugian Penghapusan (NPL Coverage) BRI mencapai 305,73 persen. Cadangan tersebut diharapkan dapat menanggulangi pemburukan kredit UMKM yang tidak dapat direstrukturisasi.
Baca Juga: Bali United Dukung Penundaan BRI Liga 1 Selama Piala Asia U-23 2024
Meskipun pada Desember 2023 rasio NPL Coverage turun menjadi 229,09 persen, cadangan yang tersedia masih dianggap memadai untuk menghadapi potensi pemburukan kredit.
Pada bulan Februari, Sunarso mengumumkan bahwa nilai kredit restrukturisasi COVID-19 hingga Desember 2023 telah berkurang menjadi Rp54,5 triliun dari Rp107,2 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
“Apabila dihitung dari puncaknya, sebesar Rp210 triliun itu sudah keluar dari status restrukturisasi sehingga sekarang outstanding-nya tinggal Rp54 triliun,” kata Sunarso.
Tag
Berita Terkait
-
THR Cair? Jangan Lupa Sisihkan untuk Investasi! Ini Caranya di BRImo
-
Polemik Penundaan BRI Liga 1, Bos Klub Persebaya Surabaya Angkat Bicara
-
BRI Sambut Baik Keputusan OJK Hentikan Kebijakan Restrukturisasi Kredit Terdampak Covid-19
-
2 Komentar Menarik Shin Tae-yong usai BRI Liga 1 Ditunda Demi Timnas Indonesia U-23
-
Bali United Dukung Penundaan BRI Liga 1 Selama Piala Asia U-23 2024
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Daftar Saldo Minimal Tabungan BRI Terbaru 2026
-
Dorong Produktivitas Daerah, BRI Malang Salurkan KUR Rp5,55 Triliun di Awal 2026
-
Nikmati Diskon dan Cashback Setiap Hari di Pepper Lunch dengan Promo BRI
-
Liburan Rombongan ke Cikole Jadi Murah Banget, Ada Promo Beli 5 Dapat 7 dari BRI
-
Promo BRI Spesial Yamaha, Beli Motor Impian dengan Cicilan 0 Persen
-
Wujudkan Rumah Impian di BRI x REI Expo 2026, Tawarkan Bunga KPR Mulai 1,75 Persen
-
Ubah Pangkalan Gas Jadi Agen BRILink, Peluang Baru Tambah Penghasilan
-
Cetak Laba Rp15,5 Triliun di Awal 2026, BRI Kukuhkan Penopang Ekonomi UMKM
-
Agen BRILink Merapat! BRI Bagi-Bagi Emas Batangan, Begini Cara Menang Mudahnya
-
Volume Transaksi BRImo Tembus Rp2.042 Triliun, Ini Kunci Keberhasilannya